Kunjungi Lokasi Kebakaran, Komisi IV Desak Pemda Karawang Perhatikan Fasilitas di Ponpes

  • Share
Bersama Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, Sekretaris Komisi IV DPRD Karawang dr. Atta Subagja kunjungi Ponpes Miftahul Khoirot.

KARAWANG, AlexaNews.ID – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, dr. Atta Subagja Dinata, menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoirot di Jalan Singgaperbangsa Krajan Barat, Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang pada Senin (21/02/2022).

Dalam kunjungannya kali ini, wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Karawang mengaku prihatin atas musibah kebakaran yang melanda ponpes tersebut. Terlebih dalam peristiwa tersebut mengakibatkan beberapa santri diantaranya, dinyatakan tewas dalam peristiwa itu.

Karena hal tersebut lah, pihaknya menyebut bahwa pondok pesantren ini harus sama-sama diberikan support dengan fasilitas yang memadai. “Artinya, pemerintah daerah harus memberikan support untuk perbaikan infrastruktur pondok pesantren yang menyeluruh,” ungkapnya.

Lanjut Atta menyampaikan, Komisi IV DPRD Karawang kini tengah menginisiasi dibentuknya Pansus Peraturan Daerah (Perda) yang nantinya bakal membahas soal fasilitas pondok pesantren.

“Mudah-mudahan musibah ini mendapat perhatian semua pihak, sehingga fasilitas di pondok pesantren ini mesti menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang. Hal itu menyusul tingginya animo masyarakat terhadap pondok pesantren, yang di mana mereka ingin memondokan anak-anaknya ke pesantren,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 537 bangunan pondok pesantren yang telah berdiri di Kabupaten Karawang. “Artinya, ini harus menjadi perhatian dari Pemda, Komisi IV akan membentuk Pansus tentang Perda yang mengatur akan fasilitas di Pondok Pesantren. Semoga pemerintah daerah bisa turut andil dalam memberikan dukungannya terhadap pondok-pondok pesantren, agar memiliki fasilitas yang lebih memadai,” terang Atta.

Disamping hal itu, kata dia melanjutkan, perlunya sosialiasi dalam antisipasi penyelamatan ketika terjadi musibah bencana alam maupun musibah kebakaran. Bahkan dalam mengantisipasi musibah serupa, juga harus ditunjang dengan fasilitas alat pemadam kebakaran dan lain sebagainya.

“Mengingat pondok pesantren memiliki keterbatasan anggaran, sehingga kaitan sosialiasi dan sejumlah perlengkapan alat guna antisipasi musibah serupa itu pun harus disiapkan dan diberikan oleh pemerintah daerah. Jadi, disini Pemkab Karawang harus berperan penuh atas fasilitas penunjang antisipasi musibah kebakaran di sarana pendidikan di Karawang, khususnya sarana pendidikan di pondok pesantren,” paparnya.

“Tentunya harus ada support dari pemerintah daerah untuk pondok pesantren, dalam memberikan fasilitas yang memadai. Terlebih untuk melindungi hal-hal di luar dugaan atau di luar prediksi yang didukung dengan faktor-faktor penyelamatan dari bencana alam seperti kebakaran,” tutupnya. (Adv).

  • Share