Sepanjang Libur Lebaran 1443H, Ada 82.213 Wisatawan Kunjungi Tiga Objek Wisata Bahari di Karawang

  • Share

KARAWANG, AlexaNews.ID – Sebanyak 82.213 wisatawan, tercatat sebagai pengunjung di tiga objek wisata bahari yang ada di pesisir pantai Karawang sepanjang libur lebaran 1443H kemarin. Hal tersebut berdasarkan data laporan yang disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Karawang.

“Kalau dari tiga tempat wisata bahari atau wisata pantai di Karawang yang kepengelolaannya bekerjasama dengan Pemkab Karawang, itu total kunjungan selama libur lebaran kemarin, hingga mencapai 82.213 pengunjung, ” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata pada Disparbud Karawang, Dede Pramiadi Asmara kepada AlexaNews.ID, Rabu (11/5/2022).

Dari tiga objek wisata bahari disepanjang pesisir laut Karawang tersebut, kata Dede, diantaranya yaitu Pantai Samudera Baru Kecamatan Pedes, Pantai Sedari Kecamatan Cibuaya, dan Pantai Tanjung Pakis Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Untuk Pantai Samudera Baru, ada 14.004 wisatawan yang berkunjung. Dan untuk wisatawan di Pantai Sedari, ada 41.474 pengunjung. Sedangkan untuk wisatawan di Pantai Pakis, ada sebanyak 26.735 orang yang berkunjung di momen libur lebaran kemarin,” jelas Dede merinci.

Berdasarkan informasi yang dihimpun meja redaksi AlexaNews.ID, Dede menyebut bahwa Kabupaten Karawang tidak hanya memiliki tiga objek wisata saja yang ramai dikunjungi ribuan wisatawan. Namun puluhan objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Karawang, juga banyak dikunjungi oleh ribuan masyarakat atau wisatawan di musim libur lebaran kemarin.

“Sebenarnya di Karawang sendiri, terdapat 70 objek wisata dari berbagai jenis wisata. Namun karena yang baru bekerjasama dengan e-tiket kita itu, baru ada tiga objek wisata tersebut, ” katanya.

Selain dari tiketing sendiri, kata Dede menambahkan, objek wisata di Karawang memiliki dampak ekonomi yang besar untuk masyarakatKabupaten Karawang, khususnya masyarakat disekitar objek-objek wisata yang ada.

“Contohnya seperti masyarakat yang memiliki warung-warung jajanan atau kuliner disekitaran tempat wisata, otomatis akan merasakan perputaran uang yang cukup besar,” tambahnya. (Azka/Red).

  • Share