Selama Empat Hari, Satlantas Polres Karawang Tegur 1.273 Pelanggar Lalulintas

  • Share

KARAWANG, AlexaNews.ID – Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2022, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Karawang melakukan banyak tindakan teguran kepada para pengguna kendaraan bermotor di Kabupaten Karawang. Hasilnya, ada 1.273 pelanggar pengendara bermotor yang mendapatkan teguran dari petugas Satlantas Polres Karawang.

Hal itu disampaikan Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasatlantas Polres Karawang, AKP La Ode Habibi Ade Jama kepada sejumlah awak media di Mapolres Karawang, Jumat (17/6/2022).

“Di hari ke empat pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya ke Tahun 2022, sebanyak 1.273 pengendara telah mendapatkan teguran,” jelas AKP La Ode Habibi Ade Jama di kantornya.

Lanjut ia memastikan, untuk pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya kali ini, pihaknya menyebut bahwa tidak ada tindakan penilangan kepada para pelanggar lalulintas. Kalau pun ada penilangan, sambungnya, maka proses penilangannya dilakukan secara elektronik atau ETLE.

“Tidak ada penilangan secara manual. Kalau pun ada, itu dilakukan dengan menggunakan sistem ETLE dan kita hanya memberikan surat peneguran saja,” terangnya.

Dari 1.273 pelanggar lalulintas yang mendapat tindakan teguran tersebut, kata Habibi menyebutkan, para pelanggar mayoritas didominasi oleh pengendara roda dua (R2) atau pengguna sepeda motor.

“Pelanggaran itu ada 7 prioritas. Contoh sasaran kita yaitu seperti halnya mereka yang berkendara sambil menggunakan handphone, tidak memakai helm, anak kecil yang berkendara, bonceng tiga, berkendara melebihi batas kecepatan, menerobos perlintasan pintu rel kereta api dan pengendara dalam pengaruh alkohol,” katanya.

Informasi yang dihimpun darinya, pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya tahun 2022 yang digelar secara serentak selama 14 hari.

“Pelaksanaannya digelar selama 14 hari, terhitung dari tanggal 13 Juni 2022 hingga 26 Juni 2022 mendatang. Operasi Patuh Lodaya ini merupakan jenis Operasi Harkamtibmas bidang lalulintas yang mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis didukung dengan penegakan hukum secara elektronik maupun teguran,” jelas Habibi memaparkan.

Oleh karenanya, Habibi mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Karawang agar mematuhi aturan-aturan dalam berkendara sehingga bisa meningkatkan kesadaran dalam berkendara.

“Hal ini kami lakukan untuk mengutamakan keselamatan warga masyarakat Karawang saat mengendarai kendaraannya,” tambahnya. (Red).

  • Share