25 Juta Untuk Biaya Pelepasan Siswa di SDN Kertarahayu II, Orang Tua Keberatan, Pihak Sekolah : Itu Hasil Musyawarah!

  • Share

Karawang, AlexaNews.ID – Biaya untuk kegiatan perpisahan dan kenaikan sekolah sebesar Rp.100.000,- di SDN Kertarahayu II, Desa Kertarahayu, Kecamatan Cibuaya, Karawang dikeluhkan oleh orang tua siswa.

Saat dikonfirmasi, salah satu orang tua/wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan keberatan dimintai uang iuran tersebut. Pasalnya selain ada nominal tadi, ada juga pungutan lain yang harus orang tua keluarkan lagi.

“Disatu sisi itukan pentas dari anak murid sendiri. Anak murid yang naik pentas ada sewa bajunya diluar pembiayaan Rp.100.000. Kalau untuk sewa baju pentas kurang tahu berapanya, karena anak saya ga saya ikutkan. Cukup uang yang seratus ribu saja karena itu juga udah besar,” ungkapnya kepada AlexaNews.ID, Senin (27/6/2022).

Lebih lanjut kata dia, orang tua sempat mengusulkan untuk iuran perpisahan siswa sebesar 50 ribu saja, namun hal itu tidak disetujui pihak sekolah, dengan alasan kurang.

“Waktu itu ada musyawarah dari wali murid. Wali murid ada yang mengajukan keberatan dengan biaya tersebut dan minta pengajuan Rp.50.000. Namun jawaban dari pihak sekolah itu 50 ribu mah kurang. Itu waktu musyawarah di Sekolah,” bebernya.

Ditambahkannya, banyak orang tua/ wali murid yang keberatan terkait iuran tersebut, hanya saja kebanyakan tidak berani mengutarakannya.

“Sebenarnya banyak wali murid yang keberatan tapi ga berani untuk menyuarakanya. Saya berharap untuk SDN Kertarahayu II, saya minta untuk iuran apapun jangan terlalu besar anggaranya. Karena wali murid kertarahayu ga semuanya orang mampu. Jangankan untuk iuran, untuk ongkos sekolah saja kadang ada yang bayar ada yang enggak,” kata dia.

Tim AlexaNews.ID pun, mendatangi SDN Kertarahayu II untuk mencari informasi kebenarannya. Meski gagal untuk ketemu Kepala Sekolah, namun ada perwakilan dari pihak sekolah yang mau menjawab prihal tersebut.

H. Umar, salah satu Guru SDN Kertarahayu II memberikan penjelasan. Menurutnya semua berawal dari inisiatif beberapa wali murid yang datang ke sekolah dan mengatakan ingin ada acara kegiatan untuk pelepasan.

“Untuk perihal pembiayaan itu hasil musyawarah/kesepakatan wali murid dan dihadiri dari pihak sekolah dan komite Sekolah. Adanya kegiatan samen tersebut membutuhkan pembiayaan total Rp.25.000.000,- hasil dari musyawarah sebesar Rp.100.000 / Siswa,” jelasnya.

Lanjut Umar biaya tersebut disepakati orang tua/wali murid setelah musyawarah dengan pihak sekolah. “Kalau misalkan ada yang keberatan, harusnya waktu musyawarah mengajukan saja atau datang aja ke sekolah,” tutupnya.

Untuk diketahui, Siswa sekolah yang mengikuti kegiatan pelepasan atau perpisahan tersebut berjumlah 210 Siswa, sedangkan biaya kebutuhan pelepasan siswa, menurut pihak sekolah sebesar 25 juta. Jika dikalkulasikan 210 Siswa x 100 ribu, biaya yang terkumpul sebesar 21.000.000,-. (Ahm/Ame)

  • Share