Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Waluya Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

  • Share

Karawang, AlexaNews.ID – Mantan Kepala Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, HR (46) terancam hukuman pidana 20 tahun penjara usai terbukti melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018-2019, sebesar 720 juta rupiah.

Kepada Polisi, HR mengaku anggaran DD tersebut habis dipergunakan untuk membayar hutang-piutang sewaktu dirinya mencalonkan diri sebagai Kepala Desa dan keperluan sehari-hari.

“Motifnya untuk kepentingan pribadi, salah satunya untuk membayar hutang dan keperluan sehari-hari,” ungkap Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomi, Kamis (27/10/22).

Terungkapnya kasus tersebut, atas dasar laporan masyarakat yang curiga adanya indikasi korupsi pada bangunan fisik seperti pembangunan Kantor Desa, Jalan Lingkungan (Jaling) dan Pembangunan Turap sewaktu ia menjabat Kepala Desa.

“HR berhasil di tangkap setelah buron selama 5 bulan lamanya, dan HR berhasil di ringkus pihak kepolisian di rumahnya, yang masih berada di wilayah Desa Waluya,” ujar Kasatreskrim.

Setelah Polisi berkoordinasi dengan Inspektorat Karawang, terhitung kerugian negara dalam kasus tindak korupsi tersebut sebesar 720 juta rupiah.

“Setelah kita koordinasi dengan pihak Inspektorat, kerugian dihitung sebesar Rp 720 juta. Kita juga koordinasi dengan Kejaksaan dan berkasnya sudah P-21,” tutur Arief.

Atas perbuatannya tersebut, HR dikenakan pasal 2 atau pasal 3 atau pasal 8 dan atau pasal 18 UU RI no. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI no. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.

Sekedar informasi, HR menjabat sebagai Kepala Desa Waluya periode 2014 – 2021, namun di tahun 2020 lali, Ia mengundurkan diri dengan alasan sudah tidak sanggup lagi menjalankan roda pemerintahan desa. (Ame)

 

  • Share