KB MOP Tidak Mengurangi Kejantanan Pria, Berikut Penjelasan Kadis DPPKB Karawang

  • Share

Karawang, AlexaNews.ID – Mungkin sebagian masyarakat kabupaten Karawang belum mengenal lebih dekat apa itu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas ini mempunyai tugas pokok membantu bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana serta tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah, berdasarkan peraturan Bupati Karawang nomor 65 tahun 2021.

Sofiah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang, menjelaskan pada zaman orde baru waktu itu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) lebih dikenal dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Namun, setelah itu pada zaman otonomi daerah berubah nama menjadi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) saat itu.

“Jangan masyarakat kadang kepala ODP pun masih rada-rada bingung, karena DPPKB dulu namanya BKKBN pada saat zaman orde baru, lalu pada saat zaman otonomi daerah berubah nama menjadi DPPKB waktu itu, sejak tahun 2005 semua pegawai BKKBN dilimpahkan ke daerah dan disatukan dengan badan kependudukan dan catatan sipil waktu itu, setelah otonomi daerah kami menjadi satu bidang yaitu Keluarga Berencana, ya tugas kami sekarang sudah diterbitkan bupati dengan nomor 65 tahun 2021 yang bernama DPPKB dan semoga masyarakat kabupaten Karawang lebih mengenal lagi BKKBN adalah DPPKB,” kata Sofiah, di kanal youtube Alexa Podcast.

Selain itu, Sofiah, juga menyampaikan adapun program kerja dari DPPKB yaitu Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) sejak tahun 2020, DPPKB merasa kesulitan. Lalu kemudian pada tahun 2021 DPPKB terus mensosialisasikan kepada masyarakat program tersebut. Sehingga akhirnya seiring berjalannya waktu di tahun 2022 berhasil mencapai target hampir 200 persen.

“Kami di DPPKB ke satu di tahun 2020, kebetulan memang untuk peserta KB MOW itu sulit apalagi yang MOP sangat sulit di kabupaten Karawang, di tahun 2021 kami terus mengajak seluruh masyarakat kabupaten Karawang ikut MOW gratis dan kami berikan biaya hidup selama tiga hari dari BKKBN daya non-fisik hanya mencapai 250 ditahun 2021, dan Alhamdulillah di tahun 2022 kami bisa mencapai hampir 200 persen dari target tahun 2021,” ujarnya.

Kemudian, lebih lanjut, Sofiah mengatakan bahwa DPPKB sudah membentuk tim PLKB di 30 Kecamatan di kabupaten Karawang dan bekerja sama dengan pelayanan kesehatan atau puskesmas.

“Teman-teman PLKB kami ada di 30 Kecamatan yang bekerja sama dengan puskesmas, dan ayo masyarakat kabupaten Karawang di usia pasangannya yang subur untuk menggunakan alat kontrasepsinya, kami siap melayani dengan gratis tidak bayar apapun,” pungkasnya. (Yusup)

Selengkapnya di :

  • Share