CIREBON, AlexaNews.ID – Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon akibat hujan berintensitas tinggi menimbulkan kerusakan pada permukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 18 rumah terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, mengatakan pihaknya telah turun ke lokasi sejak kejadian untuk melakukan pendataan awal sekaligus memastikan kondisi warga terdampak aman. Langkah cepat dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

“Dari hasil asesmen sementara di lapangan, terdapat 18 unit rumah yang terdampak banjir bandang. Dua rumah di antaranya mengalami kerusakan berat hingga dilaporkan ambruk,” kata Ikin saat ditemui di lokasi, Rabu (24/12).

Meski menyebabkan kerusakan material, Ikin memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga berhasil menyelamatkan diri saat debit air meningkat secara tiba-tiba membawa lumpur dan material dari hulu sungai.

BPBD juga langsung mengerahkan personel ke beberapa titik sejak malam hari untuk membantu evakuasi dan memantau situasi. Selain penanganan darurat, BPBD menilai diperlukan langkah jangka panjang guna menekan risiko banjir susulan.

Salah satu upaya yang didorong adalah normalisasi sungai, terutama saluran pembuang yang bermuara ke sungai besar. Menurut Ikin, kondisi alur sungai yang mengalami pendangkalan menjadi salah satu faktor memperparah luapan air.

“Kami mendorong normalisasi sungai-sungai pembuang. Koordinasi juga sudah kami lakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar ada tindak lanjut penanganan secara teknis,” ujarnya.

Saat ini, tim gabungan yang melibatkan BPBD, TNI dari Koramil setempat, serta unsur kecamatan masih melakukan penelusuran dampak banjir dari wilayah hulu hingga hilir, termasuk kawasan sekitar Gunung Jati yang menjadi titik pertemuan aliran air.

Petugas tetap disiagakan untuk membantu pembersihan material sisa banjir di rumah warga dan memantau perkembangan cuaca. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi. [Kirno]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.