PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Informasi terkait dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan sejumlah pejabat di Kabupaten Purwakarta ramai diperbincangkan publik. Kabar tersebut mencuat setelah beredar informasi adanya pengamanan beberapa orang oleh Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun AlexaNews dari sejumlah sumber, dalam peristiwa tersebut dikabarkan satu orang masih diamankan, sementara tiga lainnya telah dilepaskan. Sosok yang disebut masih dalam pengamanan merupakan pejabat di lingkungan penegak hukum daerah, sementara tiga nama lain yang sempat ikut diamankan disebut telah diperbolehkan pulang.

Isu OTT ini menyebar cepat dan menjadi topik utama perbincangan di Purwakarta. Namun hingga kini, informasi yang beredar masih simpang siur dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait siapa saja pihak yang benar-benar terlibat dan status hukum kasus tersebut.

Sumber AlexaNews menyebutkan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan indikasi upaya suap yang berhubungan dengan anggaran kegiatan DPRD Purwakarta. Dugaan peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa sore, 23 Desember 2025, dan menyeret beberapa pejabat lintas institusi.

Dalam proses pengamanan tersebut, Tim Kejagung RI dikabarkan sempat membawa beberapa orang untuk dimintai keterangan. Mereka antara lain seorang pejabat Kejaksaan di Purwakarta, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), serta dua pimpinan DPRD yang saat itu berada di Jakarta.

Sumber lain yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa hanya satu pejabat yang hingga kini masih diamankan oleh Kejagung. Sementara tiga nama lainnya telah dilepaskan setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim penyidik.

“Informasi yang kami terima, yang masih diamankan hanya satu orang. Tiga pejabat lainnya sudah dipulangkan,” ujar sumber tersebut kepada AlexaNews.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung RI maupun Kejaksaan Negeri Purwakarta terkait kebenaran dan perkembangan informasi OTT tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam kabar ini juga belum membuahkan hasil.

Redaksi AlexaNews.ID akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi lanjutan setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang. [Tim]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.