CIREBON, AlexaNews.ID – Suasana pagi di sekitar Jembatan Karangsambung, Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok mayat perempuan mengapung di aliran sungai, Sabtu (24/1/2026).

Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.20 WIB. Posisi korban terlihat terlentang di bawah jembatan hingga menarik perhatian warga yang melintas dan anak-anak sekolah di sekitar lokasi.

Salah satu saksi, Rizki, petugas pemeliharaan jembatan, mengungkapkan bahwa informasi awal datang dari siswa SMP yang melihat benda mencurigakan di sungai.

“Anak sekolah manggil saya, katanya ada mayat di bawah jembatan. Awalnya saya kira cuma boneka,” kata Rizki di lokasi.

Merasa curiga, Rizki bersama warga kemudian mengecek langsung ke pinggir sungai. Setelah didekati, barulah dipastikan bahwa benda yang mengapung tersebut merupakan tubuh manusia. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat.

Tak lama berselang, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon tiba untuk melakukan proses evakuasi. Sejumlah warga tampak memadati area jembatan, menyaksikan pengangkatan jasad dari sungai.

Petugas BPBD, Fauzan, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut. Ia menyebut, setelah dievakuasi, pihak keluarga datang dan mengenali korban.

“Kami menerima laporan penemuan mayat di Jembatan Karangsambung sekitar pukul 09.20 WIB. Setelah dievakuasi, keluarga menyatakan korban adalah anggota keluarganya,” ujar Fauzan.

Korban diketahui bernama Caswati (45), warga Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala. Saat jenazah hendak dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati, keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan memilih membawa pulang korban untuk dimakamkan.

Jenazah Caswati kemudian langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat dengan pendampingan aparat desa dan petugas.

Meski keluarga menolak autopsi, pihak kepolisian tetap melakukan pendataan dan pendalaman awal guna mengetahui kronologi kejadian. Warga juga diimbau tetap tenang serta tidak menyebarkan spekulasi yang belum jelas kebenarannya. [Kirno]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.