INDRAMAYU, AlexaNews.ID – PT Polytama Propindo (Polytama) menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan membuka secara resmi rangkaian Peringatan Bulan K3 Nasional 2026. Kegiatan pembukaan yang melibatkan jajaran manajemen, seluruh insan Polytama, serta mitra kerja ini berlangsung mulai 22 Januari hingga 12 Februari 2026.

Sebagai produsen polipropilena terkemuka di Indonesia, Polytama menempatkan K3 sebagai pilar utama dalam menjaga keandalan operasional, performa kinerja, serta keberlanjutan bisnis perusahaan. Momentum Bulan K3 dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan strategis perusahaan.

Direktur Operasi Polytama, Syawaludin Azwar, menyampaikan bahwa implementasi K3 di Polytama tidak hanya berorientasi pada kepatuhan regulasi, melainkan sudah menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

“Lingkungan kerja yang aman dan sehat menjadi fondasi agar proses produksi berjalan optimal dan konsisten. Dengan K3 yang kuat, kami bisa melindungi seluruh insan perusahaan sekaligus menghadirkan produk berkualitas bagi pelanggan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Polytama meresmikan penggunaan Form OK Card versi terbaru serta Buku Life Saving Rules (LSR) sebagai standar operasional keselamatan kerja di seluruh lini perusahaan.

Form OK Card terbaru tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan kondisi atau tindakan tidak aman, tetapi juga mencatat observasi positif terhadap perilaku aman. Seluruh temuan tersebut diklasifikasikan berdasarkan kategori LSR dan tingkat risiko, sehingga dapat menjadi dasar analisis, penentuan prioritas perbaikan, serta pembelajaran berkelanjutan.

Sementara itu, Buku LSR menjadi pedoman utama do’s and don’ts dalam aktivitas kerja, khususnya pada pekerjaan berisiko tinggi. Pedoman ini diharapkan menanamkan disiplin keselamatan agar setiap pekerjaan dilakukan secara aman, profesional, dan bertanggung jawab oleh seluruh insan Polytama maupun mitra kerja.

Syawaludin menegaskan bahwa keselamatan tidak bisa ditawar dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

“Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan. Semua pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur, dengan kepedulian terhadap rekan kerja dan lingkungan,” tegasnya.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, Bulan K3 Nasional 2026 di Polytama menekankan pentingnya profesionalisme, sistem yang kuat, serta kolaborasi antara manajemen, pekerja, dan mitra kerja untuk menjaga ketahanan operasional perusahaan.

Pembukaan Bulan K3 juga ditandai dengan penandatanganan komitmen K3 sebagai simbol kesepakatan bersama seluruh insan Polytama. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi kepedulian lingkungan berupa penanaman pohon oleh Direktur Operasi Syawaludin Azwar, General Manager Operation Bunyamin, serta Senior Manager Operation Wifandy.

Langkah tersebut mencerminkan keterkaitan antara keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Usai apel pembukaan, rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 akan berlangsung bertahap. Program yang digelar meliputi penanaman pohon dan pelepasan bibit ikan, bersih-bersih pantai, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis, talkshow P4GN bersama BNN, Anchoring Workshop bersama DSS, hingga pengukuhan First Aider sebagai penguatan kesiapsiagaan darurat.

Selain itu, Polytama juga menggelar berbagai lomba bertema K3, seperti CEKA (Cerdas Cermat K3), Fire & Safety Rescue Challenge, Step Challenge, dan Lomba 5R. Seluruh agenda dirancang untuk membangun partisipasi aktif sekaligus menanamkan nilai K3 sebagai budaya kerja sehari-hari.

Melalui Bulan K3 Nasional 2026, Polytama menegaskan bahwa K3 merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi keberlanjutan bisnis. Dengan budaya keselamatan yang kuat, perusahaan optimistis dapat menjaga keandalan operasional, meningkatkan kinerja, serta terus menghasilkan produk berkualitas dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh insan perusahaan serta mitra kerja. [Kirno]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.