CIREBON, AlexaNews.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon selama beberapa hari berturut-turut menyebabkan sebagian bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon mengalami kerusakan serius. Atap gedung sisi selatan dilaporkan ambruk pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, sehingga enam ruangan terdampak dan tidak bisa digunakan secara normal.

Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi faktor utama melemahnya struktur bangunan. Air hujan yang turun hampir tanpa jeda membuat rangka atap tidak mampu menahan beban hingga akhirnya runtuh.

Menurut Agus, hujan mulai mengguyur sejak Kamis malam dan terus berlangsung hingga Jumat pagi. Intensitas hujan kembali meningkat pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, yang kemudian memicu ambruknya bagian selatan kantor.

“Sejak Kamis malam hujan nyaris tidak berhenti sampai Jumat pagi. Lalu Jumat malam kembali turun hujan, dan sekitar pukul 00.00 bangunan di sisi selatan kantor kami ambruk,” kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, enam ruangan mengalami kerusakan cukup parah. Reruntuhan atap menimpa sejumlah fasilitas kerja, seperti perangkat komputer, arsip, serta dokumen pelayanan masyarakat yang berada di dalam ruangan.

Meski demikian, Disnaker Kota Cirebon memastikan aktivitas pelayanan tidak berhenti total. Pihaknya melakukan pengaturan ulang ruang kerja dan membatasi area yang dianggap rawan demi menjaga keselamatan pegawai maupun masyarakat.

“Saat ini ada enam titik yang ambruk dan beberapa bagian lain masih mengkhawatirkan. Tapi kami tetap membuka pelayanan dengan pengamanan ekstra dan kehati-hatian agar tidak membahayakan siapa pun,” tegas Agus.

Saat ini, jajaran internal Disnaker bersama pihak terkait tengah melakukan pembersihan puing serta pemeriksaan struktur gedung. Asesmen dilakukan untuk memastikan area mana saja yang masih aman digunakan sambil menunggu perbaikan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Disnaker berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar pelayanan ketenagakerjaan kepada masyarakat Kota Cirebon kembali berjalan normal tanpa risiko keselamatan. [Kirno]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.