BEKASI, AlexaNews.ID – Upaya mencegah banjir terus dilakukan Pemerintah Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kepala Desa Karangsari, Bao Umbara, turun langsung memimpin aksi gotong royong membersihkan saluran drainase di Kampung Citarik Menye, RT 003 RW 004, bersama Satlinmas dan puluhan warga setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas seringnya genangan air yang terjadi saat hujan deras akibat saluran drainase yang tersumbat lumpur dan sampah. Tanpa menunggu bantuan dari pihak luar, pemerintah desa memilih bergerak cepat dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Sejak pagi hari, warga terlihat antusias membawa berbagai peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan pengait besi. Lumpur hitam, sampah rumah tangga, serta endapan tanah yang selama ini menutup aliran air diangkat secara bergantian. Perlahan, saluran yang sebelumnya tertutup mulai terbuka dan aliran air kembali mengalir lancar.

Menurut Bao Umbara, aksi bersih drainase ini merupakan langkah pencegahan yang harus dilakukan secara rutin, terutama menjelang dan saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami tidak ingin hanya menunggu bantuan. Pencegahan banjir harus dimulai dari lingkungan sendiri. Kalau drainase bersih, risiko banjir bisa ditekan dan warga lebih aman,” ujar Bao Umbara di sela kegiatan.

Ia menegaskan, keterlibatan langsung pemerintah desa dalam kegiatan gotong royong menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus ajakan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Semangat kebersamaan terlihat kuat dalam kegiatan tersebut. Warga dari berbagai kalangan usia turut turun tangan tanpa pamrih. Ada yang mengangkat lumpur, membersihkan sampah, hingga memastikan aliran air tidak kembali tersumbat.

Salah seorang warga mengaku kegiatan gotong royong seperti ini sangat membantu dan diharapkan bisa dilakukan secara berkala. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi bukan hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga akibat kurangnya kesadaran menjaga kebersihan saluran air.

Melalui aksi ini, Pemerintah Desa Karangsari berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga fasilitas lingkungan yang ada. Drainase yang terawat dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko banjir di wilayah permukiman padat seperti Citarik Menye.

Pemerintah desa juga berencana menjadikan kegiatan gotong royong sebagai agenda rutin, sekaligus memperkuat koordinasi dengan warga dan perangkat desa agar masalah banjir tidak lagi menjadi ancaman tahunan. [Wnd]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.