CIREBON, AlexaNews.ID – Pemerintah kembali menggelontorkan stimulus sektor transportasi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Memasuki Triwulan I tahun 2026, kebijakan diskon tarif angkutan umum sebesar 30 persen resmi diberlakukan guna menjaga kelancaran arus mudik sekaligus menopang daya beli masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong mobilitas nasional dan sektor pariwisata.
Berkaca pada lonjakan pemudik tahun 2025 yang mencapai 154,62 juta orang, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN untuk mendukung program stimulus transportasi mudik 2026.
Merespons kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon langsung melakukan berbagai persiapan. Untuk periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon menyediakan total 79.040 tempat duduk, termasuk tambahan 8.960 kursi dari perjalanan kereta api tambahan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam menyukseskan program mudik tahun ini.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan memastikan kesiapan sarana, prasarana, hingga pelayanan maksimal bagi pelanggan,” ujarnya.
Program diskon tiket berlaku untuk perjalanan 14 hingga 29 Maret 2026. Tiket promo sudah mulai dipasarkan sejak 10 Februari 2026. Sementara itu, pemesanan KA tambahan telah dibuka sejak 11 Februari 2026 melalui aplikasi Access by KAI.
Hingga 12 Februari 2026, tercatat sebanyak 24.568 tiket telah terjual di wilayah Daop 3 Cirebon. Secara umum, masih tersedia sekitar 45.511 tempat duduk, dengan 38.975 kursi di antaranya dialokasikan untuk program stimulus diskon pemerintah.
Sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 3 seperti Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, hingga Brebes diprediksi mengalami lonjakan penumpang signifikan menjelang puncak arus mudik.
Untuk mengantisipasi kepadatan, KAI telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel dan sarana kereta, serta meningkatkan pengamanan dan pelayanan di area stasiun.
Muhibbuddin mengimbau masyarakat agar segera melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan kuota.
“Dengan perencanaan yang matang, kami berharap mudik tahun ini dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Kirno)









