SERGAI, AlexaNews.ID – Ribuan warga Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, memadati ruas jalan mengikuti Gebyar Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (12/2/2026) malam.

Cahaya obor yang menyala di sepanjang rute pawai berpadu dengan lantunan sholawat, menghadirkan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini kembali menjadi simbol suka cita masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.

Peserta pawai berasal dari berbagai desa se-Kecamatan Tanjung Beringin. Mereka berjalan beriringan dengan tertib membawa obor, sementara warga lainnya berdiri di sisi jalan menyaksikan kemeriahan acara.

Pengamanan kegiatan dilakukan personel Polsek Tanjung Beringin yang dipimpin Kapolsek AKP Syawalludin, dengan dukungan Dinas Perhubungan Sergai dan Satpol PP Sergai. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.

Kegiatan tahunan ini telah digelar sejak 2022 atas inisiasi Komunitas Bedagai Mengaji. Titik start dipusatkan di Lapangan Istana Raja Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin dan secara resmi dilepas Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang konsisten menggelar kegiatan positif menjelang Ramadan.

“Alhamdulillah, menyambut Ramadan tahun ini berlangsung meriah dan penuh antusias masyarakat. Saya mengimbau seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan keamanan agar kegiatan berjalan lancar. Tradisi ini akan terus kita dorong menjadi agenda tahunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan religius, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal yang turut berpartisipasi di sekitar lokasi kegiatan.

“Harapan kita, selain meriah, UMKM juga ikut hidup sehingga dampak ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, kita dorong partisipasi lebih luas, bahkan dari luar kecamatan agar semakin semarak,” tambahnya.

Momentum Ramadan, lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komunitas Bedagai Mengaji, Khoirul Pahotan, S.Kom, menyebut pawai obor tahun ini diikuti 25 kelompok dari berbagai desa di Tanjung Beringin.

“Ini warisan tradisi masyarakat terdahulu. Di Tanjung Beringin, pawai obor sudah menjadi ciri khas. Kami ingin terus melestarikannya sebagai identitas religius dan budaya daerah,” ujarnya.

Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, S.H., turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sarat nilai religius dan kreativitas pemuda. Ia menyebut pawai berlangsung tertib dan lancar serta menunjukkan tingginya semangat generasi muda.

Ke depan, pihak kecamatan berencana menggelar Gebyar Bazar Ramadan yang akan dipusatkan di Kerapatan Kerajaan Negeri Bedagai atau Rumah Dinas Camat Tanjung Beringin, menghadirkan bazar takjil dan hiburan religi bagi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Rangkaian Gebyar Pawai Obor 1447 H ditutup dengan penyerahan trofi dan uang pembinaan kepada kelompok peserta paling kreatif dan kompak. Sejumlah unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga daerah turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.

Tradisi pawai obor di Tanjung Beringin tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga cerminan identitas religius masyarakat yang terus dijaga. Cahaya obor yang menyala menjadi simbol harapan dan semangat menyambut Ramadan 1447 Hijriah. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.