BOGOR, AlexaNews.ID – Penampilan gemilang Persipo Putri Purwakarta saat menghadapi Gelora Putri Kota Depok tak hanya berbuah kemenangan telak, tetapi juga menyita perhatian jajaran Tim Nasional Putri Indonesia.
Laga lanjutan Pekan ke-20 Liga Sepakbola Putri Hydro Plus League Score Jakarta yang digelar Sabtu (14/2/2026) di Lapangan Sepakbola Gsport Arena Jagorawi, Kabupaten Bogor, dipantau langsung Manajer Timnas Putri Tedi Tjahyono serta Pelatih Timnas Putri Satoru Mochizuki yang akrab disapa Coach Moci. Kehadiran dua figur penting Timnas tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Persipo Putri untuk tampil maksimal.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persipo Putri langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Gelora Putri Kota Depok. Beberapa menit setelah pertandingan dimulai, Rara sukses menjebol gawang lawan dan membuka keunggulan bagi tim asal Purwakarta.
Gol cepat tersebut meningkatkan kepercayaan diri tim. Khaira dan Irna kemudian turut mencatatkan namanya di papan skor dengan masing-masing satu gol. Rara kembali menunjukkan ketajamannya dengan menambah perbendaharaan gol. Hingga babak pertama berakhir, Persipo Putri unggul telak 5-0 atas Gelora Putri Kota Depok.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan tidak menurun. Khaira, Jagad, Nada, Rara, serta Mahra terus menggempur daerah pertahanan lawan. Meski barisan pertahanan Gelora Putri tampil lebih disiplin di paruh kedua, Persipo Putri tetap mampu menambah satu gol tambahan. Skor 6-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kehadiran Tedi Tjahyono dan Satoru Mochizuki menjadi sorotan tersendiri. Beberapa pemain Persipo Putri masuk dalam pantauan tim sepakbola Indonesia. Penampilan agresif, disiplin, serta produktivitas gol menjadi nilai tambah bagi para pemain muda yang tengah berjuang menembus level nasional.
Pelatih Persipo Putri, Zalfa Zakiah Siregar, mengakui meski menang telak, anak asuhnya belum tampil dalam performa terbaik. Ia menyoroti absennya Wulan di lini tengah yang membuat aliran bola kurang maksimal dan kerap terputus.
“Anak-anak belum dalam penampilan terbaiknya. Apalagi di lapangan tengah, tidak hadirnya Wulan membuat aliran bola kurang maksimal sehingga banyak terputus di tengah,” tegas Zalfa.
Ia menambahkan bahwa selama bulan Ramadan kemungkinan tidak ada pertandingan liga. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk evaluasi tim, sementara program latihan tetap berjalan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persipo Putri dalam menjaga konsistensi di kompetisi Liga Sepakbola Putri Hydro Plus League Score Jakarta. Selain memperkuat posisi di klasemen, laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi para pemain yang berpeluang memperkuat Tim Nasional Putri Indonesia di masa mendatang. (Asy)










