CIREBON, AlexaNews.ID – Bulan suci Ramadan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang takjil di berbagai daerah, termasuk di Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Salah satunya dirasakan Hamzah (55), pedagang kelapa muda yang setiap hari mangkal di Jalan Sunan Gunung Jati.

Menjelang waktu berbuka puasa, lapak sederhana milik Hamzah selalu ramai diserbu pembeli. Warga yang melintas maupun masyarakat sekitar berdatangan untuk mendapatkan segarnya air kelapa muda murni sebagai menu pembuka puasa.

Hamzah mengaku selama Ramadan permintaan meningkat drastis dibanding hari biasa. Dalam sehari, ia mampu menjual hingga 100 butir kelapa muda. Jumlah tersebut meningkat tajam karena tingginya minat masyarakat terhadap minuman alami tanpa campuran bahan pengawet.

“Alhamdulillah, saat waktunya berbuka puasa banyak peminatnya. Masyarakat banyak yang mencari karena air kelapa ini murni tanpa bahan pengawet,” ujar Hamzah, Rabu sore (25/02), di sela kesibukannya melayani pembeli.

Kesegaran air kelapa yang langsung disajikan dari buahnya menjadi daya tarik utama. Selain rasa yang alami, banyak warga memilih kelapa muda karena dinilai lebih sehat dan mampu mengembalikan cairan tubuh dengan cepat setelah seharian berpuasa.

Air kelapa dikenal mengandung elektrolit alami yang membantu menghidrasi tubuh. Tak heran jika minuman ini menjadi salah satu takjil favorit saat Ramadan, terutama bagi mereka yang menginginkan pilihan berbuka yang segar dan menyehatkan.

Bagi warga Desa Suranenggala, harga yang terjangkau juga menjadi alasan tersendiri. Dengan biaya yang relatif ramah di kantong, pembeli sudah bisa menikmati kelapa muda murni yang dibelah langsung di tempat.

Pemandangan antrean pembeli di lapak Hamzah menjadi gambaran nyata bagaimana geliat ekonomi kecil tumbuh subur selama Ramadan. Momen berbuka puasa tidak hanya menjadi waktu yang dinanti umat Muslim, tetapi juga membawa keberkahan bagi para pelaku usaha mikro.

Bagi para pengendara yang melintas di Jalan Sunan Gunung Jati, segarnya air kelapa muda murni dari lapak Hamzah seolah menjadi penawar dahaga yang paling ditunggu saat azan Magrib berkumandang. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.