CIREBON, AlexaNews.ID – Suasana berbeda terlihat di sepanjang ruas Jalan Cilengkrang-Tonjong, Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Rabu sore (25/02). Selama bulan Ramadan, jalur sepanjang kurang lebih 8 kilometer tersebut mendadak ramai dipadati warga yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk ngabuburit.

Ruas jalan yang menghubungkan wilayah perbatasan ini kini menjadi magnet baru bagi masyarakat lokal maupun pendatang. Kondisi jalan yang mulus serta panorama alam yang masih asri membuat banyak warga betah berlama-lama menikmati suasana sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus kendaraan mulai meningkat sejak pukul 16.30 WIB. Sepeda motor dan mobil tampak melintas silih berganti. Sebagian warga memilih berkendara santai menyusuri jalan, sementara lainnya berhenti di bahu jalan untuk menikmati semilir angin sore dan hamparan pemandangan hijau di kanan-kiri jalur tersebut.

Etom (48), salah seorang warga yang rutin datang ke lokasi itu, mengaku sengaja memilih Jalur Tonjong sebagai tempat ngabuburit karena suasananya yang berbeda dibanding titik lain di Cirebon.

“Saya sengaja cari tempat ngabuburit di sini soalnya pemandangannya mengasyikkan. Selain itu, jalannya juga sudah mulus, jadi nyaman buat jalan-jalan sore,” ujarnya.

Letak Desa Tonjong yang berada di wilayah perbatasan menjadikannya sebagai titik temu warga dari dua daerah. Tak hanya masyarakat Pasaleman dan sekitarnya, sejumlah warga dari Kabupaten Kuningan juga terlihat datang untuk menikmati suasana Ramadan di jalur tersebut.

Aspal yang rata sepanjang 8 kilometer memberikan kenyamanan berkendara. Ditambah lagi, pemandangan alam berupa hamparan hijau di sepanjang jalan menciptakan suasana sejuk dan menenangkan, jauh dari hiruk pikuk pusat kota.

Beberapa sudut jalan bahkan dianggap estetik oleh pengunjung. Tak sedikit warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto sambil menunggu azan Magrib berkumandang.

Keramaian ini turut membawa berkah bagi pedagang takjil dadakan yang mulai bermunculan di beberapa titik. Aneka jajanan dan minuman segar dijajakan untuk memenuhi kebutuhan warga yang ingin berbuka puasa di sekitar lokasi.

Meski suasana ramai dan penuh antusiasme, warga tetap diimbau untuk menjaga ketertiban lalu lintas serta kebersihan lingkungan. Dengan begitu, momen ngabuburit di Jalur Cilengkrang-Tonjong tetap berlangsung aman, nyaman, dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.