PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Nama Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, menjadi sorotan setelah muncul isu dugaan keretakan hubungannya dengan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang dikenal dengan sapaan Om Zein.

Isu tersebut mencuat usai Abang Ijo Hapidin menyampaikan pernyataan terbuka melalui media sosial, yang kemudian viral dan memicu berbagai respons dari masyarakat.

Profil Singkat Ijo Hapidin

Dirangkum dari berbagai sumber, Ijo Hapidin lahir di Purwakarta pada 5 Juli 1986. Ia dikenal sebagai pengusaha di bidang pertanian sebelum terjun penuh ke dunia politik.

Dalam perjalanan pendidikannya, ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Bendul 2 (1994-2000), melanjutkan ke SLTPN 2 Sukatani (2000-2003), dan menyelesaikan pendidikan SMA.

Sebelum menjabat sebagai wakil bupati, Ijo Hapidin sempat mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024. Meski belum berhasil meraih kursi, namanya cukup dikenal luas di Purwakarta.

Keberuntungan politik datang saat ia maju mendampingi Saepul Bahri Binzein dalam Pilkada Purwakarta 2024. Pasangan ini berhasil meraih 251.998 suara dan memenangkan kontestasi tanpa sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Keduanya resmi dilantik pada Februari 2025 untuk masa jabatan 2025-2030.

Di luar politik, Ijo Hapidin juga pernah menjabat sebagai Dewan Pembina Viking, komunitas suporter sepak bola di Jawa Barat, yang semakin menguatkan kedekatannya dengan kalangan masyarakat dan pemuda.

Sementara saat ini ia juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat.

Polemik Dugaan Keretakan dengan Bupati

Isu ketidakharmonisan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencuat setelah unggahan akun Instagram @urangpurwakarta.id yang menyoroti satu tahun kepemimpinan Saepul Bahri Binzein dan Ijo Hapidin.

Unggahan tersebut memicu ratusan komentar. Namun perhatian publik tertuju pada respons langsung dari Ijo Hapidin di kolom komentar.

Dalam pernyataannya, ia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam komunikasi strategis maupun perencanaan pemerintahan sejak dilantik sebagai wakil bupati.

“Dimulai dilantik sampe detik ini yang nama nya wakil bupati tidak pernah dilibatkan, coba bisa dicek di medsosnya bupati apakah ada vidio bareng abang ijo? apalagi membahas pak wakil barang kali ada saran masukan bagaimana caranya purwakarta ke depan lebih baik, masyarakat nya sejahtera??? Kalau gak percaya tanya @omzein_bupatiaing !!!” tulisnya.

Tak hanya itu, ia juga mengundang Bupati Purwakarta untuk turut berdiskusi di kolom komentar.

“Pak bupati kalau bisa ikut gabung disini pak @omzein_bupatiaing,” ucapnya.

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi publik mengenai dinamika internal pemerintahan daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Saepul Bahri Binzein terkait komentar wakilnya tersebut.

Sebagai pasangan kepala daerah yang memenangkan Pilkada 2024 dengan dukungan signifikan masyarakat, hubungan kerja antara bupati dan wakil bupati menjadi perhatian penting.

Masyarakat Purwakarta kini menantikan klarifikasi resmi agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan serta tetap menjaga stabilitas pemerintahan daerah. (Ega Nugraha)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.