SERGAI, Alexanews.id – Forum Wartawan Kejaksaan Kabupaten Serdang Bedagai (Forwaka Sergai) meminta aparat penegak hukum bersama pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM di tengah beredarnya isu kelangkaan bahan bakar yang dikaitkan dengan kondisi geopolitik global.

Ketua Forwaka Sergai Muhammad Siddik SH melalui Sekretaris Forwaka Sergai Franky Gultom SH MH mengatakan, situasi global yang tidak menentu seringkali memicu spekulasi dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

“Kami berharap aparat penegak hukum dan pihak SPBU di Sergai meningkatkan pengawasan secara intensif. Jangan sampai ketersediaan BBM dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi melalui penimbunan atau praktik yang merugikan masyarakat,” kata Franky di Sei Rampah, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat dibutuhkan agar distribusi BBM tetap berjalan normal, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat.

Dengan sistem pengawasan yang lebih baik, ia menilai masyarakat tidak perlu merasa khawatir terkait ketersediaan bahan bakar di wilayah Serdang Bedagai.

Selain itu, Forwaka Sergai juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi mengenai kelangkaan BBM.

Franky menegaskan, kepanikan masyarakat justru dapat memperparah situasi karena memicu pembelian BBM secara berlebihan.

“Kita semua membutuhkan BBM. Namun kepanikan bukan solusi. Justru yang perlu dilakukan adalah bersama-sama mengawasi distribusinya agar tetap berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.

Forwaka Sergai berharap seluruh pihak, baik aparat, pengelola SPBU, maupun masyarakat dapat berperan aktif menjaga stabilitas distribusi BBM di daerah tersebut. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.