PURWAKARTA, alexanews.id – Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Purwakarta melakukan monitoring lapangan terhadap proyek konstruksi yang sedang berjalan di wilayah Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Monitoring tersebut dilaksanakan pada Senin, 8 Maret 2026, dengan meninjau langsung pembangunan rumah bagi korban bencana di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani.
Proyek tersebut merupakan program penyediaan bantuan rumah bagi korban bencana alam Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2025 dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp10 miliar.
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Purwakarta, Ofi Sofyan Gumelar. Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan UKPBJ untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Selain dari unsur Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, kegiatan monitoring juga dihadiri perwakilan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari dinas terkait serta pihak penyedia jasa konstruksi, yakni Direktur Cakra Brata Kusumah.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan di lapangan, termasuk kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan proyek, serta standar mutu konstruksi sebagaimana tertuang dalam dokumen kontrak.
Monitoring ini juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah, penyedia jasa, dan pihak terkait lainnya guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.
Ofi Sofyan Gumelar mengatakan kegiatan monitoring lapangan memiliki peran penting dalam memastikan proyek pembangunan daerah benar-benar berjalan sesuai rencana.
“Monitoring ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pekerjaan konstruksi dilaksanakan sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan anggaran daerah yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Purwakarta,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala, khususnya terhadap paket pekerjaan strategis pemerintah daerah yang memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik. (Ega Nugraha)










