CIREBON, alexanews.id – Suasana arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri mulai terasa di Kota Cirebon. Sejumlah perantau asal Cirebon yang bekerja di berbagai kota besar mulai kembali ke kampung halaman.

Kedatangan para pemudik tersebut terlihat dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Udang.

Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan lalu lintas mulai terlihat di beberapa titik pintu masuk Kota Cirebon, seperti Jalan Pantura, Jalan Jenderal Sudirman, serta Jalan Brigjen Darsono.

Kendaraan pribadi dengan pelat nomor luar daerah tampak mendominasi arus lalu lintas. Sebagian besar kendaraan tersebut membawa para perantau yang pulang untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Salah seorang pemudik asal Babakan, Kabupaten Cirebon, Rahmat (45), mengaku sengaja pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan arus mudik yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

Pria yang bekerja di Jakarta tersebut memanfaatkan waktu libur kerjanya untuk berkumpul dengan keluarga besar di Cirebon.

“Saya sengaja pulang lebih awal supaya tidak terjebak macet saat puncak arus mudik nanti. Selain itu juga sudah kangen suasana Cirebon,” ujar Rahmat saat ditemui di salah satu pusat kuliner di Kota Cirebon.

Rahmat mengaku jarang pulang ke kampung halaman karena kesibukan pekerjaan di ibu kota. Karena itu, momen mudik Lebaran selalu dimanfaatkan untuk melepas rindu dengan keluarga sekaligus menikmati suasana kota kelahirannya.

Selain berkumpul bersama keluarga, ia juga tidak melewatkan kesempatan untuk menikmati berbagai kuliner khas Cirebon yang terkenal lezat.

“Kalau sudah pulang ke Cirebon, pasti cari makanan khasnya. Empal Gentong, Nasi Jamblang, sama Tahu Gejrot rasanya memang paling nikmat kalau dimakan langsung di sini,” katanya sambil tersenyum.

Meskipun puncak arus mudik diperkirakan masih akan terjadi beberapa hari ke depan, gelombang kedatangan perantau yang pulang lebih awal mulai berdampak pada peningkatan aktivitas lalu lintas di Kota Cirebon.

Beberapa ruas jalan utama terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, pihak kepolisian setempat telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.

Petugas juga melakukan pemantauan arus kendaraan secara berkala untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan utama Kota Cirebon juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah kota, pengendara diminta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan di jalan.

Selain itu, pengendara juga diharapkan mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah lelah saat berkendara.

Arus mudik yang mulai terasa ini menjadi pertanda bahwa tradisi pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri kembali menggeliat di Kota Cirebon.

Bagi para perantau, momen mudik bukan hanya perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga setelah sekian lama merantau. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.