KARAWANG, alexanews.id – Pemerintah Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, mulai mematangkan penataan lingkungan berbasis masyarakat melalui Program Kampung Iklim (Proklim). Kegiatan ini dipusatkan di Dusun Sukamaju RT 010 RW 005 sebagai lokasi percontohan.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mencakup pengelolaan sampah terpadu hingga penyediaan ruang terbuka hijau guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ketua Proklim RW 010, Luki Rahman, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap mengikuti lomba lingkungan bertajuk “BESTARI ALAM: Bergerak Bersama Lestarikan Alam” yang diinisiasi oleh PT Pupuk Kujang.

Menurutnya, sejumlah program prioritas telah dirancang, mulai dari distribusi tempat sampah di berbagai titik hingga penyediaan fasilitas mitigasi bencana.

“Langkah awal yang kami siapkan di antaranya pemerataan tong sampah. Selain itu, karena wilayah ini tergolong rawan bencana, kami juga menyiapkan assembly point untuk evakuasi serta APAR sebagai upaya pencegahan kebakaran,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menegaskan, seluruh program akan dijalankan secara gotong royong dengan melibatkan warga dan perangkat desa. Setiap peserta lomba diberi waktu sekitar satu bulan untuk menyiapkan lingkungan yang bersih, tertata, dan memiliki nilai estetika sebelum penilaian dilakukan pada Juni mendatang.

“Kolaborasi masyarakat menjadi kunci utama. Kami ingin menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga asri dan nyaman dengan keberadaan ruang terbuka hijau,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikampek Timur, Kriswanto, menyambut positif inisiatif yang digagas oleh PT Pupuk Kujang tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Program ini menjadi ajakan nyata bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan. Penataan lingkungan yang baik juga akan meningkatkan kualitas hidup warga,” katanya.

Ia berharap, melalui Proklim dan lomba lingkungan tersebut, partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam menciptakan kawasan yang sehat, tertata, dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, lomba ini diikuti oleh 10 desa di wilayah Kecamatan Cikampek sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan desa berwawasan lingkungan. (Karina)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.