SERGAI, alexanews.id – Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Medan–Tebing Tinggi yang melintasi Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan.

Permukaan jalan di lokasi tersebut kini dipenuhi lubang memanjang dan tidak rata, diduga akibat pekerjaan pengorekan yang dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Alih-alih memperbaiki, kondisi jalan justru dinilai semakin membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Pantauan di lapangan, Senin (30/3/2026), terlihat sejumlah titik jalan mengalami kerusakan dengan permukaan bergelombang serta gundukan memanjang yang mengganggu kenyamanan berkendara.

Warga menilai proses pengerjaan dilakukan secara terburu-buru dan belum rampung, sehingga kualitas hasil pekerjaan jauh dari harapan. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya risiko kecelakaan di jalur tersebut.

Salah seorang pengendara, Wartono (37), mengaku hampir terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut. Ia menyebut sepeda motornya sempat oleng akibat permukaan jalan yang tidak rata.

“Sekarang malah lebih berbahaya. Sebelum dikorek memang ada gelombang di pinggir, tapi tidak separah ini,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kondisi jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka mengaku harus ekstra waspada, terutama saat melintas pada malam hari karena kondisi jalan yang minim penerangan dan tidak rata.

“Kalau malam sangat rawan. Motor bisa goyang, apalagi kalau tidak hafal kondisi jalannya,” kata seorang warga.

Sebagai salah satu jalur nasional yang menghubungkan berbagai daerah di Pulau Sumatera, Jalinsum memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Karena itu, warga mendesak pemerintah dan pihak terkait agar segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dengan memperhatikan standar kualitas pekerjaan. Mereka berharap pengerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru agar hasilnya benar-benar aman dan layak digunakan. (Sutrisno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.