CIREBON, alexanews.id – Nasib tragis menimpa seorang pemuda berinisial N.R. (25), warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Ia ditemukan meninggal dunia setelah diduga tertemper kereta api barang di wilayah Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kamis (2/4/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden pertama kali diketahui dari laporan masinis KA 2552 yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
Masinis melaporkan adanya seseorang di jalur rel kepada petugas keamanan perkeretaapian.
Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban diduga berada terlalu dekat dengan rel saat kereta melintas.
“Korban diduga berada di sekitar jalur rel sehingga tidak sempat menghindar saat kereta melintas dan akhirnya tertemper,” ujar Juntar.
Petugas keamanan perkeretaapian, Baharudin Yusuf dan Yayat Hidayat, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergeletak di antara rel jalur hulu.
Jajaran Polsek Cirebon Selatan Timur bersama Polres Cirebon Kota kemudian melakukan pengamanan di lokasi. Jenazah korban dievakuasi oleh tim PSC 119 ke RSD Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur rel karena sangat berbahaya. Jika menemukan kejadian darurat, segera hubungi layanan Polisi 110,” tegasnya. (Kirno)










