JAKARTA, AlexaNews.ID – Musyawarah Nasional (MUNAS) VI PERSINAS ASAD Tahun 2026 menghasilkan keputusan penting. Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.

Keputusan tersebut diambil secara mufakat oleh seluruh peserta MUNAS tanpa melalui proses pemungutan suara. Dentang palu sidang menjadi penanda berakhirnya proses musyawarah yang berlangsung tertib dan penuh kebersamaan.

MUNAS VI PERSINAS ASAD digelar selama dua hari, Rabu–Kamis, 7–8 Januari 2026, bertempat di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta. Agenda nasional ini dihadiri perwakilan pengurus dari 37 provinsi di seluruh Indonesia.

Selain peserta daerah, MUNAS juga dihadiri jajaran PB IPSI, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta tokoh-tokoh nasional pencak silat. Kehadiran lintas unsur tersebut memperkuat posisi MUNAS sebagai forum strategis konsolidasi organisasi.

Ketua Umum PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan antarperguruan pencak silat. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga prestasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan identitas bangsa.

Rangkaian pembukaan MUNAS semakin istimewa dengan diresmikannya Gedung Kantor dan Padepokan PB PERSINAS ASAD. Fasilitas ini disiapkan sebagai pusat pembinaan atlet, pengembangan prestasi, serta wadah pemersatu pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari unsur pemerintah, Asisten Deputi Kemenpora Khairil Adha, yang mewakili Menpora Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PERSINAS ASAD dalam membina atlet dan menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Melalui sidang pleno, MUNAS VI juga menetapkan susunan inti kepengurusan PB PERSINAS ASAD periode 2026–2031. Selain H. Sukur sebagai Ketua Umum, forum menyepakati Weda Hendragiri, S.Pd., MM sebagai Sekretaris Umum dan Ridhan Nandari, S.Pd., SE sebagai Bendahara Umum.

Usai ditetapkan, H. Sukur menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PERSINAS ASAD ke depan akan dijalankan secara kolektif dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan sinergi antara pengurus pusat dan daerah.

Ia juga menyadari keterbatasan jangkauan pengurus pusat, sehingga peran aktif pengurus provinsi menjadi kunci dalam menyukseskan program pembinaan dan pengembangan organisasi.

Menutup MUNAS VI, H. Sukur memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PB PERSINAS ASAD periode sebelumnya, Agus Susarso, serta seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan jalannya MUNAS.

Dengan kepemimpinan baru dan semangat kebersamaan, PERSINAS ASAD optimistis melangkah menuju organisasi yang semakin solid, profesional, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan pencak silat Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

(Endi Rudi)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.