PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai tancap gas dalam menata ritme kerja dan pengelolaan anggaran sejak awal tahun. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Bin Zein, menegaskan pentingnya perencanaan matang agar seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu dan tidak menumpuk di akhir tahun.
Dalam sepekan terakhir, Bupati yang akrab disapa Om Zein intens mengoordinasikan agenda strategis pasca rampungnya Rencana Kas Umum Daerah (RKUD). Setelah RKUD diselesaikan, proses pembayaran gaji PNS dan PPPK langsung masuk tahap realisasi sesuai jadwal.
Tak berhenti di situ, Om Zein juga mengumpulkan sejumlah dinas teknis yang berperan langsung dalam pembangunan daerah. Di antaranya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pendidikan. Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi waktu pelaksanaan pekerjaan agar lebih tertib dan efisien.
Bupati meminta para kepala dinas hingga kepala unit kerja di lapangan untuk menyesuaikan tata kelola pekerjaan dengan kalender anggaran. Menurutnya, perencanaan yang disiplin akan menghindarkan pemerintah daerah dari tekanan pekerjaan menjelang akhir tahun.
“Targetnya sederhana, jangan sampai akhir tahun malah sibuk menyelesaikan persoalan. Kita ingin semua pekerjaan rampung tepat waktu, sehingga akhir tahun bisa dijalani dengan tenang,” tegas Om Zein.
Ia menjelaskan, pada triwulan kedua atau sekitar akhir Februari, seluruh kegiatan fisik sudah harus mulai berjalan. Dengan demikian, pada triwulan akhir, seluruh pekerjaan ditargetkan sudah selesai paling lambat awal Desember.
Lebih lanjut, Om Zein menargetkan seluruh proses pembayaran pekerjaan dapat dituntaskan pada minggu ketiga Desember. Skema ini dinilai akan membuat pengelolaan anggaran lebih sehat dan tidak tergantung pada ketersediaan dana di penghujung tahun.
“Kalau pola kerja menunggu uang ada dulu, yang terjadi justru repot seperti sekarang. Maka kuncinya, pekerjaan harus dimulai lebih awal,” ujarnya.
Ia menegaskan, di Kabupaten Purwakarta, pekerjaan idealnya sudah berjalan sejak triwulan kedua. Sementara itu, upaya peningkatan pendapatan daerah juga harus dimaksimalkan sejak awal tahun agar kas daerah lebih siap menopang program pembangunan. [Asy]










