PURWAKARTA, AlexaNews.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta menyatakan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Dukungan tersebut disampaikan langsung Kepala Kejari Purwakarta, Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D, saat menerima audiensi pengurus PWI di Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta, Jalan Siliwangi, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Selasa (20/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Apsari Dewi menegaskan bahwa Kejaksaan siap berkolaborasi agar seluruh rangkaian HPN 2026 berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum sangat penting dalam membangun kepercayaan publik. Pers berperan besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.

“Kami siap mendukung kegiatan HPN. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergitas antara Kejaksaan dan PWI untuk menghadirkan informasi yang sehat kepada masyarakat,” ujar Apsari.

Ia juga menambahkan, keberadaan pers yang profesional akan memperkuat penegakan hukum. Informasi yang benar dinilai mampu mendorong tumbuhnya kesadaran hukum serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Sementara itu, Ketua PWI Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, menyambut baik dukungan yang diberikan Kejari Purwakarta. Ia menyampaikan bahwa HPN 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga dirancang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“HPN bukan hanya untuk wartawan. Kami ingin kegiatan ini memberi nilai sosial, edukasi, dan ekonomi bagi warga Purwakarta,” ungkap Adi.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia HPN 2026 Purwakarta, Sakip Mahmud. Ia menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan peningkatan kapasitas jurnalis.

Menurut Sakip, agenda HPN akan diawali dengan kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada 1.000 anak yatim piatu dan dhuafa. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan sosial.

Selain bakti sosial, panitia juga akan menggelar Fun Run sebagai ajang kebersamaan, dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik, serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan profesionalisme insan pers.

“Total ada empat rangkaian utama, yakni bakti sosial, fun run, bimtek jurnalistik, dan UKW. Semua digelar bertahap agar pelaksanaannya maksimal,” jelas Sakip.

Sebagai informasi, puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 secara nasional akan dipusatkan di Provinsi Banten pada 6 hingga 9 Februari 2026, mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” ***

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.