KARAWANG, AlexaNews.ID – Banjir yang melanda Kabupaten Karawang dan sebagian wilayah Kota Bekasi menyisakan persoalan lingkungan serius. Salah satunya muncul di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, di mana tumpukan sampah terlihat menggunung dan mengeluarkan bau menyengat.

Pantauan di lapangan, bau tak sedap tercium hingga ke kawasan Dusun Bojong Karya II, Desa Rengasdengklok Selatan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

Tumpukan tersebut diduga merupakan TPS liar yang berada di pertigaan Pabrik Es, jalur menuju Bojong Karya II, tepat di sekitar Stadion Mini Rengasdengklok. Sampah rumah tangga bercampur dengan material sisa banjir tampak menumpuk di bahu jalan.

Akibatnya, selain menimbulkan bau, lokasi tersebut juga merusak pemandangan dan mengganggu pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.

Menanggapi kondisi tersebut, tokoh pemuda Rengasdengklok, Yaris, meminta Pemerintah Kabupaten Karawang bersama dinas terkait segera turun tangan.

“Kami meminta Pemkab Karawang dan dinas terkait segera membereskan tumpukan sampah ini supaya tidak menimbulkan dampak buruk bagi warga sekitar maupun pengendara yang melintas,” ujar Yaris, Senin (26/1/2026).

Ia menilai, jika tidak segera ditangani, TPS liar tersebut dapat memperparah dampak lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan pascabanjir.

“Harapannya ada tindakan tegas agar TPS liar tidak terus bermunculan. Saat musim hujan seperti sekarang, sampah bisa memicu penyakit dan memperparah banjir,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pembersihan sekaligus pengawasan agar lokasi tersebut tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan. [Asbel]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.