KARAWANG, AlexaNews.ID – Sejumlah ruang kelas di SMK Nurul Ansor, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, roboh dan mengalami kerusakan parah akibat cuaca ekstrem. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (7/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan sekolah ambruk diduga akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi bangunan yang sudah tidak layak diduga turut memperparah dampak cuaca ekstrem.
Ruang kelas roboh secara tiba-tiba saat kondisi sekolah sedang sepi karena tidak ada aktivitas belajar mengajar. Namun, puing-puing bangunan yang runtuh diketahui menimpa dua rumah warga yang berada tepat di sekitar area sekolah.
Akibat kejadian tersebut, bagian atap dan dinding rumah warga mengalami kerusakan cukup serius. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena warga sedang tidak berada di area terdampak saat kejadian.
Meski tidak menelan korban, peristiwa ini menyisakan keprihatinan mendalam. Pasalnya, SMK Nurul Ansor saat ini memiliki sebanyak 151 siswa-siswi yang terancam tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat rusaknya ruang kelas.
Kondisi bangunan sekolah pasca-kejadian terlihat sangat mengenaskan. Beberapa ruang kelas rata dengan tanah dan tidak lagi dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan.
Kepala SMK Nurul Ansor, Ahmad Sutisna, S.Pd., saat ditemui awak media menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera memberikan perhatian dan bantuan.
“Kami sangat berharap dan memohon bantuan kepada Bapak Gubernur Jawa Barat agar dapat segera membangun kembali sekolah SMK Nurul Ansor ini,” ujar Ahmad Sutisna.
Ia menegaskan, keberadaan gedung sekolah sangat vital bagi keberlangsungan pendidikan para siswa.
“Ada lebih dari 150 siswa yang menimba ilmu di sekolah ini. Kami berharap mereka bisa kembali belajar dengan aman dan layak di sekolah kami,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi, serta memberikan solusi cepat agar kegiatan pendidikan di SMK Nurul Ansor dapat kembali berjalan normal. (Asbel)










