KARAWANG, alexanews.id – Ketua DPC Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Kabupaten Karawang, H. Erwin Suhanda, SE., M.Pd. C.I., terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai lembaga kursus dan pelatihan (LKP) di wilayah Kabupaten Karawang.

Saat ini, HIPKI Karawang diketahui membawahi sekitar 70 LKP aktif yang bergerak di bidang pendidikan nonformal dan pelatihan vokasi. Keberadaan lembaga-lembaga tersebut dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam menekan angka pengangguran usia produktif yang masih tinggi di Jawa Barat.

Salah satu lembaga yang aktif menjalankan program pelatihan vokasi yakni LPK/LKS AELPRO Sukses Mandiri. Lembaga tersebut telah berdiri selama tiga tahun dan fokus pada bidang kursus, pelatihan kerja, hingga kesejahteraan sosial.

Direktur LPK/LKS AELPRO Sukses Mandiri, H. Erwin Suhanda mengatakan, lembaganya hadir untuk membantu menciptakan generasi muda yang mandiri, memiliki keterampilan, dan siap menghadapi persaingan dunia kerja modern.

Menurutnya, persoalan pengangguran masih menjadi tantangan besar, khususnya bagi lulusan SMA dan SMK yang belum memiliki keterampilan kerja sesuai kebutuhan industri.

“Melalui pendidikan vokasi dan pelatihan kerja, kami ingin anak-anak muda usia 17 hingga 27 tahun memiliki keterampilan sehingga tidak menganggur dan mampu mandiri,” ujar H. Erwin Suhanda.

Ia menjelaskan, pelatihan kerja berbasis keterampilan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia.

Dengan banyaknya perusahaan dan sektor industri yang terus berkembang, kebutuhan tenaga kerja kompeten juga semakin tinggi. Karena itu, pelatihan kerja tidak hanya fokus pada hard skill, tetapi juga penguatan soft skill agar peserta lebih siap menghadapi dunia kerja.

LPK/LKS AELPRO Sukses Mandiri sendiri memiliki sejumlah program unggulan yang dirancang sesuai kebutuhan pasar kerja dan tren usaha saat ini.

Beberapa program pelatihan yang tersedia antara lain pelatihan barista, digital marketing, tata rias kecantikan, tata rambut, hantaran, public speaking, marketing hingga kewirausahaan.

Program tersebut tidak hanya bertujuan mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mendorong peserta agar mampu membuka peluang usaha secara mandiri.

H. Erwin menyebutkan, banyak peserta pelatihan yang kini mulai memiliki usaha sendiri setelah mengikuti program keterampilan di AELPRO Sukses Mandiri.

Selain itu, sejumlah alumni pelatihan barista juga telah berhasil bekerja di berbagai sektor pariwisata, hotel hingga kapal pesiar.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi generasi muda jika dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini terus berkembang seiring perubahan teknologi dan kebutuhan industri. Karena itu, lembaga pelatihan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar lulusan memiliki daya saing tinggi.

“Kami ingin menciptakan generasi muda yang kreatif, produktif dan mampu bersaing di dunia kerja modern,” katanya.

HIPKI Karawang sendiri terus mendorong seluruh LKP di bawah naungannya agar aktif meningkatkan kualitas pelatihan, memperluas jaringan industri, serta menghadirkan program yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

Dengan dukungan berbagai pihak, keberadaan lembaga kursus dan pelatihan diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran, khususnya di Kabupaten Karawang dan Jawa Barat.

Selain memberikan keterampilan kerja, pelatihan vokasi juga dianggap mampu meningkatkan rasa percaya diri generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Ke depan, HIPKI Karawang berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mengikuti pelatihan kerja agar memiliki bekal keterampilan dan mampu mandiri secara ekonomi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan tenaga kerja muda yang kompeten, inovatif, serta siap menghadapi tantangan industri dan dunia usaha di era modern. (Yopie Iskandar)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.