BEKASI, alexanews.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi memperkuat sinergi dengan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III untuk mempercepat pembangunan wilayah pesisir melalui berbagai program strategis yang mencakup pelestarian lingkungan, penguatan keamanan maritim, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan masyarakat nelayan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Courtesy Call atau kunjungan kerja Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, yang diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Kantor Bupati Bekasi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (6/7/2026).
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan terdapat sejumlah program strategis yang dibahas bersama Kodaeral III dan dinilai sangat relevan untuk mendukung pembangunan kawasan pesisir Kabupaten Bekasi.
“Pertama, terkait program penanaman mangrove yang disampaikan akan mencakup sekitar 220 ribu hektare dan di antaranya berada di Kabupaten Bekasi. Ini menjadi langkah penting dalam menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.
Menurut Asep, rehabilitasi kawasan mangrove menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah abrasi pantai, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
Selain program pelestarian lingkungan, kedua belah pihak juga membahas penguatan penanganan berbagai persoalan maritim, seperti pencegahan peredaran narkoba dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berpotensi terjadi melalui jalur laut.
Sebagai daerah hilir yang memiliki kawasan pesisir, Kabupaten Bekasi juga membutuhkan dukungan dalam penanganan bencana, terutama saat terjadi banjir maupun banjir rob.
“Kami membutuhkan sinergi dengan TNI AL, termasuk dukungan sarana seperti perahu karet ketika terjadi banjir maupun banjir rob di wilayah pesisir,” kata Asep.
Kerja sama tersebut juga diarahkan pada pelaksanaan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Di antaranya melalui penyediaan mobil ICU, ambulans, hingga kegiatan pengobatan massal yang diharapkan mampu menjangkau masyarakat di wilayah pesisir.
Tak hanya itu, sektor pemberdayaan masyarakat turut menjadi perhatian. Pembahasan meliputi pengembangan koperasi nelayan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna meningkatkan kesejahteraan nelayan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam bidang pendidikan, sinergi juga diarahkan pada pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan dan wawasan kemaritiman. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap dunia maritim sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya laut.
Asep menilai seluruh program yang dibahas bersama Kodaeral III akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir serta memperkuat pembangunan wilayah pantai Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah yang dapat disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Kami dari TNI AL, khususnya Kodaeral III, siap membantu program-program yang dapat disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, terutama dalam upaya memajukan wilayah pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kodaeral III berharap pembangunan kawasan pesisir dapat berjalan lebih optimal, mulai dari aspek pelestarian lingkungan, penguatan keamanan maritim, kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (Wnd)




