oleh

Begini Protokol Kesehatan dan Situasi Mal Karawang di Masa AKB

-

Karawang, AlexaNews.ID- Setelah beberapa bulan di tutup akibat wabah Covid-19, kini mal resmi kembali dibuka. pusat perbelanjaan (mal) merupakan salah satu industri bisnis yang terkena dampak dari wabah ini.

Tentunya, pembukaan mal tersebut bukanlah perkara yang gampang. Dibaliknya ada berbagai macam proses persiapan yang dilakukan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan yang diatur oleh pemerintah.

Menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB), Pusat perbelanjaan di daerah Karawang, khususnya yang berada di kawasan Galuh Mas, seperti Technomart, Festive Walk, dan Karawang Central Plaza (KCP) menerapkan beberapa kebijakan.

Pengunjung yang datang ke mal akan langsung diarahkan oleh petugas keamanan untuk mecuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian mengisi data diri melalui scan QR code untuk menghitung jumlah pengunjung yang masuk dan terakhir akan dilakukan pengecekan suhu tubuh.

“Ketentuannya standar, awalnya sesuai anjuran pemerintah menggunakan sistem barcode untuk mengontrol kapasitas pengunjung, tapi sekarang sudah dirubah sistemnya menjadi sensor, kemudian pengunjung diwajibkan untuk cuci tangan di wastafel yang sudah disediakan, dan sebelum masuk kedalam mal akan ada petugas yang bertugas mengecek suhu tubuh pengunjung,” ujar Rizky manager pusat belanja Galuh Mas.

Dimasa AKB, mal hanya di perbolehkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dan hanya boleh menampung pengunjung sebanyak 40-45% dari jumlah biasanya.

Meski sudah resmi dibuka, mal terpantau masih sepi, pengunjung yang datang kebanyakan hanya berbelanja keperluan sehari-hari ke supermarket atau tempat makan.

Namun, tidak semua tenant diizinkan buka ada beberapa kategori tenant yang tetap ditutup karena belum mendapatkan izin beroperasi dari pemerintah.

“Ada 4 kategori yang belum bisa beroperasional dimasa AKB ini, yaitu kategori bioskop, karaoke, permainan anak, dan salon.” Pungkas Rizky kepada tim AlexaNews.ID Kamis, 16 Juli 2020.

Reporter: Ayuning Tyas Niken Pratiwi dan Ainul Fazriah

Editor: Herni

-

Hot News