oleh

Keberatan Bayar Kreditan Rumah di Tengah Pandemi, Debitur Berbondong-bondong Datangi Bank Perumahan

-
Foto ilustrasi

Karawang, AlexaNews.ID – Dampak dari pandemi Covid-19, ternyata sangat dirasakan oleh padlra Debitur Bank yang mempunyai anggunan Perumahan di Karawang Jawa Barat.

Bagaimana tidak, ditengah pandemi ini sebagian dari mereka harus dipusingkan dengan berkurangnya penghasilan akibat pemotongan upah yang dilakukan oleh tempat mereka bekerja. Bahkan ada juga beberapa dari mereka yang di rumahkan tanpa diberi upah sama sekali.

Untungnya beberapa dari Bank Perumahan Rakyat ini, membuat suatu program keringanan dan penangguhan terhadap para Debitur yang merasa keberatan untuk membayar angsuran tiap bulannya.

“Sebenarnya program ini bapak, gini, contoh saya simpulkan saja, angsuran bapa misalnya 1 jt rupiah perbulannya, nantikan program kita minimalkan 6 bulan maksimal 1 tahun itu ditangguhkan”, ujar Ferri Primadona salah satu pegawai Bank BTN kepada para Debitur di Kantor BTN cabang Karawang, Jumat (19/6/20).

Namun menurutnya bukan berarti para debitur bebas dari tagihan, melainkan masih ada tagihan berjalan, akan tetapi tagihan tersebut akan ditarik setelah masa penangguhan selesai.

“Bukan berarti tidak ada pembayaran, Contoh saya asumsikan, misal angsuran bapa 1 jt, jadi selama 12 bulan kedepan Bapak/Ibu tidak ada pembayaran selama setahun, berarti total selama 1 tahun itu 12 jt”,

“Sistemnya ada, cuma tidak akan ditagihkan kepada bapa ibu”, jelas Ferri.

Lebih lanjut Ferri menjabarkan pihaknya akan memberikan kemudahan terhadap para Debitur dengan tidak membayar total keseluruhan tagihan diatas, melainkan dengan menawarkan Progran PUSP, yakni menambah tahun Angsuran, dan PUST atau menambah angsuran yang dikalkulasikan dari tagihan selama satu tahun tadi.

“Kita kalkulasikan lagi ada PUST atau PUSP, ada yang ditambahkan angsurannya atau ditambahkan jangka waktu kreditnya”, tutup Ferri.

Reporter : Amirulloh

-