oleh

Lewat Munas PHRI, Gabryel Ingin Memperkenalkan Karawang ke Dunia

-
Karawang menjadi tuan rumah munas PHRI

Karawang, AlexaNews.ID– Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke XVII, di Kabupaten Karawang,

 

Munas tersebut akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 8 Februari sampai 10 Februari 2020.

Karawang patut berbangga karena didaulat menjadi tuan rumah Munas PHRI, yang merupakan salah satu hajat terbesar lima tahunan. Hal ini tak lepas karena upaya yang dilakukan PHRI Karawang, untuk bisa meyakinkan pengurus pusat dan pengurus daerah lain.

 

Ketua BPC PHRI Karawang, Gabryel Alexander, menuturkan bahwa bukan hal yang mudah sampai akhirnya Karawang dipilih jadi tuan rumah Munas. Menurut Gabryel, Karawang saat itu bersaing dengan 29 daerah di seluruh Provinsi di Indonesia.

 

“Saya mengajukan diri bertarung dengan 29 ibukota propinsi se Indonesia untuk menjadi tuan rumah MUNAS PHRI saat Rakernas PHRI tahun 2019 di Jakarta Februari kemarin,” ujar Gabryel.

 

Gabryel lanjut menuturkan pihaknya harus bisa meyakinkan perwakilan dari seluruh BPD dan BPC se-Indonesia, agar bisa memenangkan open bidding hajat lima tahunan tersebut.

 

Gabryel juga mengungkapkan alasan kenapa pihaknya bersikeras Munas PHRI harus dilaksanakan di Karawang. Gabryel ingin mengenalkan Karawang ke seluruh Indonesia dan dunia, agar investor berminat untuk memulai investasi di Kota yang terkenal dengan lumbung padinya.

 

“Untuk menarik minat investor terutama yang ingin berinvestasi di bidang jasa akomodasi pariwisata ke Karawang,” ujar Gabryel.

 

Lewat Munas ini juga Gabryel ingin membuka mata pemerintah pusat, bahwa pembangunan destinasi wisata di Karawang kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun provinsi.

 

“Padahal kekayaan dan potensi pariwisata Karawang yang luar biasa dan tidak dimiliki oleh kabupaten kota lain di Indonesia seperti Candi Jiwa, Tugu Rengasdengklok, dan makam Syech Quro,” ungkapnya.

 

Hariyadi B. Sukamdani, Ketua Umum PHRI, menuturkan pada Munas kali ini juga akan dilangsungkan penjaringan calon ketua umum baru untuk masa jabatan 2020 – 2025.

 

“Kami akan membuka pendaftaran calon ketua umum baru pada 22 November 2019 pada pukul 10.00 WIB hingga 23 Desember 2019. Kami persilakan kepada individu-individu yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri,” terang Hariyadi.

 

Penulis: Poka

-

Hot News