oleh

Mukjizat Sedekah, Anak Tukang Ojek Jadi Anggota Dewan

-

Karawang, AlexaNews.ID – Nasib orang siapa yang tahu, mungkin itulah pepatah yang kiranya menggambarkan proses hidup seorang ‘Anak Singkong’ kelahiran Karawang Ahmad Rifai.

Sosok sederhana nampak saat Ahmad Rifai yang secara exclusive kepada AlexaNews menceritakan pengalaman hidupnya, “Saya ini lahir dari rahim seorang tukang jahit, dan Bapak seorang tukang ojek”. Tuturnya. Rabu, (22/08/2019).

Lebih dalam lagi Ahmad Rifai menceritakan perjalanan hidupnya sebelum ditakdirkan menjadi Anggota Dewan, “Awal ceritanya dulu saya pamit kepada orang tua saya, untuk merantau ke Jakarta. Panjang surat yang saya tulis yang intinya saya pamit dan mohon doa kepada kedua orang tua. Didalam surat itu saya sampaikan tekad saya untuk pantang kembali ke Karawang sebelum saya jadi orang sukses”. Lanjutnya.

Rifai (sapaan akrabnya) yang pernah melakoni pekerjaan sebagai seorang kuli panggul di Pasar Rengasdengklok, memulai menapaki perjalanan awalnya di Jakarta, masih dibidang yang sama, di Pasar. Tepatnya di Pasar Teluk Gong Jakarta. Rifai muda pada saat itu memiliki penghasilan 50rb perbulan, setengahnya ia pakai untuk melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Jakarta, sisanya ia pakai untuk kehidupannya sehari hari, “Waktu itu saya atur bagaimana dengan uang 25 ribu saya bisa bertahan hidup selama 1 bulan. Akhirnya saya atur dengan 800 rupiah perhari. Saking iritnya tukang warung sampai berkata ke saya kelak saya pasti sukses karena saya pelit katanya”. Kelakarnya.

Karir Rifai terus menanjak sampai Rifai ‘Si Anak Pasar’ memiliki usaha rental mobil yang disewakan ke beberapa perusahaan. Saat itulah Rifai kembali ke Karawang.

Kembalinya Rifai ke kampung halaman inilah yang ternyata menjadi cikal bakal dirinya bisa menjadi anggota dewan. “Ini karena pertolongan Allah, jadi ceritanya saya bantu pembangunan sebuah mushalla di Batujaya, ternyata pengurus mushalla nya mengenalkan saya dengan seorang politikus dari Partai Demokrat. Saat itulah saya ditawarkan untuk ikut dalam pencalonan anggota legislatif”.

“Saya saat itu ga ngerti apa itu caleg, sampai terus terusan saya tanya apa itu caleg, apa itu anggota dewan, karena memang saya ga faham sama sekali perpolitikan”. Katanya.

Ternyata hal tersebutlah yang menjadi sejarah Rifai memulai karir politik cemerlangnya. Rifai terpilih menjadi wakil ketua 1 DPRD Karawang, lalu terpilih menjadi Ketua DPC Demokrat Karawang dan saat ini di Periode ketiganya sebagai anggota dewan, Rifai masuk kedalam bursa calon Ketua DPRD Karawang.

“Semua karena pertolongan Allah saya bisa seperti ini. Tapi yang perlu diingat, harta dan jabatan semua milik Allah, dan akan kembali juga pada Allah, maka bersedekahlah”. Tutupnya

(Alx)

-
-

Hot News