oleh

Renovasi Terhambat, DPRD Jabar Minta Kejelasan Status Alun-Alun Karawang

-
Rombongan anggota DPRD Jabar di lokasi Alun-alun Karawang.

Karawang, AlexaNews.ID – Dalam kunjungannya untuk melihat Detail Engineering Design (DED) alun-alun Karawang, anggota DPRD Provinsi meminta kejelasan aset alun-alun. Menurut Muhammad Hasbulloh Rahmat anggota komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat, status ini sangat penting karena bisa menghambat proses renovasi dan berpengaruh dalam proses pemeriksaan nantinya.

“Kita harus jelas, apakah ini BTL kan (Bantuan Tidak Langsung) atau BL kan (Bantuan Langsung), itu juga Pemprov harus mempunyai sikap. Kalau itu memang harus di BL kan oleh Pemprov, ya berarti kan Kabupaten/Kota memerima azas manfaat,” ujar Hasbulloh.

Hasbulloh juga menyoroti DED renovasi alun-alun Karawang yang dinilai tidak representatif dengan keadaan lapangan. Menurutnya masih banyak perubahan yang mesti dilakukan dari DED saat ini, seperti pintu masuknya yang terlalu kecil dan dekat dengan tempat parkir.

“Nah itu, nanti kedepan menjadi PR agar perencanaan DED kedepan harus direncanakan oleh dinas secara matang supaya aplikatif. Ini kita rugi waktu nih harusnya udah dikerjakan 2019, berarti kita harus tunggu tahun 2020 baru Karawang mendapatkan alun-alun yang representatif di pusat kota,” terang Hasbulloh.

Rencananya renovasi alun-alun Karawang ini akan memakai anggaran APBD Provinsi, namun belum jelas kedepannya akan menerima bantuan langsung atau tidak langsung karena permasalahan kejelasan aset. Sementara itu untuk dana review DED alun-alun menggunakan dana dari CSR.

“Ya dari kita, Provinsi Jawa Barat,” Pungkas Hasbulloh.

Penulis : Poka

-
-

Hot News