AlexaNews

Catat, Ini Alasan Medis Bernapas dari Hidung Lebih Baik Dibanding Mulut

KARAWANG, AlexaNews.ID — Anda sudah pasti sering mendengar bahwa bernapas dari hidung ini jauh lebih baik dibandingkan lewat mulut. Hal ini banyak dipublikasikan melalui sejumlah penelitian maupun jurnal.

Menurut Kepala THT Rumah Sakit Mount Sinai Brooklyn, dr. Sam Huh, pada Kamis (21/9/2023), “Dari sudut pandang evolusi, itu adalah cara standar, bernapas melalui hidung.”

Pada dasarnya, manusia hanya bisa bernapas melalui hidung, dan berikut adalah beberapa alasan medis mengapa ini lebih baik:

1. Filtrasi Kotoran

Pertama-tama, bulu hidung bertindak sebagai filter alami yang mampu menyaring sebagian besar kotoran yang dihirup oleh kita. Selain itu, hidung memiliki banyak lendir yang dapat menangkap benda-benda kecil berpotensi berbahaya seperti spora jamur, serbuk sari, bakteri, dan beberapa virus. Ini membantu menjaga saluran pernapasan kita tetap bersih dan sehat.

2. Pelembaban

“Paru-paru harus selalu lembap agar tetap terbuka dan berfungsi dengan baik,” ucap dr. Huh. Hidung juga berperan penting dalam menjaga kelembaban udara yang masuk ke dalam paru-paru. Ini membantu mencegah iritasi pada saluran pernapasan dan memastikan bahwa udara yang mencapai paru-paru sudah dalam keadaan lembab, yang sangat penting untuk kesehatan pernapasan.

3. Pemanasan Udara

Secara fisiologis, hidung dirancang untuk memperlambat aliran udara sehingga memanaskannya hingga mencapai suhu tubuh. Sehingga ketika udara sampai ke paru-paru, udara menjadi lembab sepenuhnya. Ini adalah alasan mengapa bernapas melalui hidung terasa lebih nyaman, terutama saat berada di udara musim dingin yang kering.

Dr. Kenneth Fletcher, seorang asisten profesor THT di Vanderbilt Health di Nashville, Amerika Serikat, menjelaskan, “Tahukah Anda betapa sakitnya bernapas saat berada di luar ruangan di udara musim dingin yang kering? Jadi itulah alasannya.”

Namun, penting untuk diketahui bahwa meskipun bernapas melalui hidung secara keseluruhan lebih baik, ada kalanya bernapas lewat mulut diperlukan, seperti saat melawan flu. Jadi, sebaiknya tidak mencoba menghentikan pernapasan mulut sama sekali.

“Ini tidak berarti bernapas melalui mulut buruk bagi Anda. Hanya saja bernapas melalui hidung lebih baik,” tutur ahli rhinologi di Yale Medicine, dan profesor bedah-otolaringologi di Yale School of Medicine, dr. Peter Manes.

Dengan demikian, memahami pentingnya bernapas melalui hidung bisa membantu kita menjaga kesehatan pernapasan kita dan meraih manfaat medis yang ada. Jadi, jangan lupakan peran penting hidung kita dalam menjaga kualitas udara yang masuk ke dalam tubuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!