oleh

Pasca Erupsi, TWA Gunung Tangkuban Perahu Akan Kembali Dibuka, Tapi Ada Syaratnya?

-
Saat erupsi G Tangkuban perahu terjadi

Bandung, AlexaNews.ID – Taman Wisata Alam (TWA) Gunung tangkuban perahu yang sempat ditutup akibat adanya erupsi beberapa hari lalu rencana akan dibuka kembali hari Kamis tanggal 1 Agustus mendatang. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya memberikan rekomendasi agar Taman Wisata Alam Tangkubanparahu kembali dibuka. Namun, ada beberapa syarat yang diajukan yang harus dipenuhi pihak pengelola taman wisata tersebut.

“Iya, nanti Tangkubanparahu akan dibuka kembali, pada 1 agustus 2019 pukul 7 pagi WIH,” kata Dedi saat usai Rapat Koordinasi Penanggulangan Pasca-Erupsi Gunung Tangkubanparahu di Gedung Sate, Selasa (30/7/2019) kemarin.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, menurutnya, sudah memberikan syarat agar destinasi wisata kawasan Tangkubanparahu dibersihkan. Mengingat, pascaerupsi itu meninggalkan debu-debu vulkanik.

“Jadi syarat hari ini sampai besok pukul 5 sore, pak gubernur ingin semua area di Tangkubanparahu itu dibersihkan,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga menginginkan adanya papan peringatan tentang potensi bencana yang terjadi di Tangkubanparahu. Sehingga masyarakat akan memahami tindakan yang mesti diperbuat ketika kembali terjadi erupsi.

Selain itu juga membuat grup Whastapp untuk evakuasi dini. Nantinya pihak pengelola, aparat desa dan dan juga pihak keamanan dapat melakukan pemantauan. “Mudah mudahan nantinya, apabila ada kejadian kita bisa lebih siaga,” katanya.

Satu pekan ke depan, lanjutnya, akan ada standar operasional prosedur (SOP) evaluasi secara online. Hal tersebut bukan hanya akan dilakukan pada kawasan Tangkubanparahu saja melainkan di seluruh lokasi destinasi wisata termasuk hotel. Mengingat, potensi ancaman bencana di Jawa barat cukup besar. “Maka itu semua tempat wisata harus ada SOP, semua kita evaluasi secara keseluruhan supaya orang yang berkunjung akan lebih paham terhadap apa-apa yang mesti dilakukannya,” tandasnya.

Editor : HerMa

-