oleh

Neng Supartini, Melalui Reses Tampung Aspirasi Masyarakat

-
Neng Supartini P, S.Ag Saat Reses

Purwakarta, Alexanews.ID – Anggota DPRD kabupaten Purwakarta (Wakil Ketua DPRD Purwakarta) dari Fraksi PKB dan juga Ketua DPC Kab Purwakarta, Neng Supartini. P, S.Ag Bahas Bank Sampah Sebagai upaya tindak lanjut dari aspirasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, Sambil Serap Aspirasi, melalui Reses di Desa Karang mukti Kecamatan Campaka kabupaten Purwakarta Jawa barat. Jumat (29/11) yang lalau

“Saya senang dengan kegiatan seperti ini, Selain permasalahan bisa disampaikan sehingga dengan Reses ini kita fokus pada satu tema maka dengan ini mudah untuk menangani permasalahan yang saat ini terjadi dan dirasakan oleh masyarakat,” kata Wakil Ketua DPRD kabupaten Purwakarta Neng Supartini

Selain memberikan Paparan bisa langsung berdiskusi mengenai manfaat Bank sampah, dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD kabupaten Purwakarta dari Fraksi PKB ini mensosialisasikan terkait rencana Bank sampah yang bisa bermanfaat dan menguntungkan bagi warga masyarakat desa karang mukti

dalam Reses itu juga pihaknya mensosialisasikan Bank Sampah, yang diharapkan kelak masyarakat tidak lagi terbiasa membuang sampah sembarangan tempat, namun yang ada adalah budaya hidup bersih, budaya hidup sehat dan cerdas.

Menurutnya, program Bank Sampah ini tentunya sebuah program yang sangat disambut baik DPRD Kabupaten Purwakarta, karena sebagai bentuk membuka pendapatan ekonomi baru bagi masyarakat, karena masyarakat mengumpulkan sampah lalu menjualnya dan mendapatkan uang. Sedangkan disisi lainnya makin terciptanya kebersihan dan keindahan, dan semakin sadarnya masyarakat akan betapa pentingnya kebersihan lingkungan.

Selain itu pula, pihaknya juga mensosialisasikan program pemerintah pusat mengenai plastik berbayar, yang mana program ini juga bagian dari ajakan pemerintah untuk sadar akan kebersihan, sehingga disini masyarakat dalam berbelanja dapat menggunakan plastik yang bisa didaur ulang/terurai cepat, karena plastik saat ini membutuhkan waktu 20 tahun untuk bisa hancur.

Neng Supartini melanjutkan, dirinya menginginkan melalui kesempatan Reses ini dapat menghasilkan solusi bagi penanganan sampah dan bisa jadi manfaat bagi warga desa karang mukti khususnya, dan warga Purwakarta umumnya.

“Kita ingin supaya (permasalahan) sampah di Dapilnya ini bisa tertangani secara baik. Kata Neng Supartini

proses pengelolaan sampah bisa kita bagi dua yaitu sampah organik dan non-organik dan dapat dilakukan secara modern, sehingga sampah ini tidak lagi menjadi momok tetapi dapat menghasilkan uang,dengan memisahkan sampah yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber uang,” pungkasnya.(Rudy Harto)

-
-

Hot News