oleh

Pasca Banjir, 500 Hektar Sawah di Kecamatan Cibuaya Terancam Gagal Panen

-
Padi milik para petani rusak parah setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Karawang, AlexaNews.ID – Pasca bencana banjir beberapa waktu lalu, sekitar 500 hektar sawah di Kecamatan Cibuaya terancam gagal panen.

Tanaman padi milik petani kondisinya rusak parah akibat terendam air selama beberapa hari.

Seperti di Desa Jayamulya ada sekitar 100 hektar sawah dipastikan gagal panen akibat banjir. Petani berharap pemerintah daerah secepatnya memberikan solusi dan bantuan.

Nampak padi dalam kondisi rusak pasca bencana banjir

Sekretaris Desa Jayamulya, Carwadi Adi Saepudin, mengatakan, padi yang terancam gagal panen itu
sudah berusia 40-50 hari.

“Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Salah satu petani bernama Yasin mengatakan, banjir sangat merugikan para petani. Seperti yang terjadi di Dusun Ula Satu, ada sekitar 50 hektar sawah rusak pasca banjir.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cibuaya, Juhro, mengaku sudah membahas permasalahan ini saat acara minggon.

Video dokumentasi dari AlexaNews.ID yang memperlihatkan kondisi kerusakan sawah warga akan ia serahkan ke pihak UPTD pertanian setempat.

Penulis : Ahmad Saleh

-

Hot News