oleh

Surat Diskominfo Untuk IWO Karawang Jadi Masalah, Pengurus Siap Lapor Kejaksaan

-

Karawang, AlexaNews.ID – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Karawang terkesan menutup diri kepada sejumlah wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO).

Ini bisa dilihat dari surat balasan dari Diskominfo terkait permintaan audiensi soal transparansi pengelolaan anggaran untuk media massa.

Surat yang dikirimkan Diskominfo untuk Ketua IWO Karawang, Ega Nugraha tertanggal 9 September 2019 itu malah terkesan tidak nyambung.

Bahkan menurut Ega Nugraha, isi surat itu bisa disebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap wartawan online dan menutup kebebasan pers di Karawang.

“Diskominfo menghalangi hak publik untuk menerima informasi,” ujar Ega, Kamis (12/9/2019).

Dewan Kehormatan IWO Karawang, Ferry Alexi Dharmawan

Senada juga diungkapkan Dewan Kehormatan IWO, Ferry Alexi Dharmawan. Menurut Ferry, surat yang dikirimkan Diskominfo yang ditandatangani Kepala Dinas, Yasin tersebut terkesan janggal.

“Seharusnya surat yang kami layangkan audiensi dibalas dengan tanggal kesiapan atau tidaknya bertemu, bukan dibalas dengan kalimat seperti itu,” sesal Ferry.

Dalam isi surat tersebut Kadiskominfo menyebut ‘Bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang tidak melakukan penyalahgunaan anggaran media’.

“Ada apa dengan Diskominfo, kami mau datang baik-baik, justru terkesan sekali Kepala Dinas menolak Audiensi. Ada apa ini sebenarnya? Seperti ada yang disembunyikan,” katanya.

Jika seperti ini, kata Ferry, tidak menutup kemungkinan IWO Karawang akan berkoordinasi dengan penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Karawang.

“Karena kamo tahu betul total anggaran untuk publikasi dan anggaran lain yang dikelola Diskominfo sangat besar. Tapi mereka tidak transparan, penegak hukum wajib turun,” tandasnya. (Red)

-
-

Hot News