oleh

Terdampak Minyak Pertamina, Nelayan Akan Dapat Kompensasi Rp 75 Ribu per Hari

-
Sekda Karawang Acep Jamhuri

Karawang, AlexaNews.ID – Memasuki pekan ke 4 sejak terjadinya peristiwa pencemaran lingkungan oleh Pertamina atas tumpahan minyak kotor, Masyarakat pesisir pantai Cemara Jaya, Sedari, Kecamatan Cibuaya, hingga Pakis Jaya Kabupaten Karawang Jawa Barat terus merasa dihantui ketakutan.

Betapa tidak, akibat pencemaran tersebut berdampak negatif terhadap ekosistem disepanjang bibir pantai. Bukan tidak mungkin bisa meluas sampai ke-tengah pantai.

Terkait hal itu, hari ini diruang Sekda Karawang digelar rapat kerja dengan Tim koordinasi Pertamina. Pertemuan tersebut guna membahas penanganan masalah pencemaran lingkungan pantai , Senin (12/08/2019)

Namun disayangkan rapat tersebut tertutup untuk para awak media, sehingga hanya bisa menunggu diluar. setelah ditanyakan ada dua wanita staf protokoler pemda, spontan menyebut, jika wartawan tidak diijinkan masuk oleh wakil Bupati Karawang. “Bapak melarang wartawan masuk,” ujar dia kepada awak media meniru ucapan Wabup

Sementara itu, usai rapat berlangsung, Sekda Karawang Acep Jamhuri berujar jika peristiwa pencemaran laut oleh anjungan lepas pantai YYA 1 block ONWJ milik pertamina itu merupakan sebuah musibah , dan pemda, menurut Acep tidak akan menuntut balik ganti kerugian.

Pertamina itu milik negara dan pihaknya bertanggungjawab dalam soal ini, besaran kompensasi penggantian kerugian terhadap terganggunya kepentingan masyarakat akan dilakukan Pertamina berdasar penghitungan apresial, urai Acep Jamhuri.

Kami terus berusaha untuk memintai keterangan sampai ke rumah dinas wakil bupati, lagi-lagi menunggu kurang lebih satu jam setengah.

kepada AlexaNews saat diwawancara, Wakil Bupati Karawang Jimmy Ahmad Zamakhsari mengatakan “Alhamdulillah Tim sudah dibentuk secepatnya kita akan bekerja dan mulai kamis minggu ini, pendataan harus sudah masuk, sebenarnya pendataan sudah dilakukan guna menentukan siapa saja yang akan mendapatkan kompensasi. Kang jimmy, jika dalam kepentingan ini tidak akan ada yang dirugikan, semua akan diganti dan tidak akan ada yang dirugikan, tentunya dengan syarat pendataan dilakukan oleh Tim yang sudah dibentuk dan ditetapkan dengan SK Bupati,” kata Wabup

Lanjut kang jimmy, “Semuanya akan mendapatkan komfensaai baik itu petani tambak udang, bandeng maupun nelayan. khusus bagi nelayan akan menadapatkan komfensasi sebesar Rp 75 ribu/hari, tentunya yang benar-benar nelayan. Sedangkan penyelesaian komfensasi 2 bulan kedepan harus sudah selesai, semua,” tandasnya.

Reporter : Teguh

-
-