oleh

Warga :  Pagar Milik Resinda Penyebab Banjir di Desa Sukamakmur

-
Vera Febyanthy Anggota DPR RI, Fraksi Demokrat, saat meninjau lokasi banjir di Desa Sukamakmur

Karawang, AlexaNews.ID – Banjir di beberapa Desa di Kecamatan Telukjambe Timur dan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, hampir setiap tahun terjadi. Banyak faktor yang mengakibatkan daerah itu terendam air.

Seperti yang terjadi di Desa Sukamakmur Kecamatan Telukjambe Timur dan Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Berdasarkan informasi yang diterima dari warga, salah satu penyebab air menggenangi ratusan hektar sawah di daerah itu akibat menyempitnya aliran sungai setelah adanya pembangunan pagar beton milik PT.Bukit Muria Jaya Estate (Resinda).

“Salah satu biang kerok penyebab banjir di Karangligar akibat dinding Resinda yang dibuat untuk membatasi wilayah Resinda dengan wilayah masyarakat terjadi pendangkalan aliran sungai. Dindingnya turun, karena terbuat dari tanah merah sehingga aliran sungai dari arah Karangligar dan Tegal Luhur jadi terhambat karena sungainya mengecil,” ujar Ferry Alexi Dharmawan, Staff Anggota DPR RI, Vera Febyanthy, saat meninjau ke lokasi aliran sungai, Senin |(13/1/2020).

Menurut Ferry, kondisi itu juga sempat dikeluhkan warga saat ia bersama Anggota DPR RI turun ke lokasi untuk membantu korban banjir di Desa Karangligar beberapa waktu lalu.

Petani Desa Sukamakmur, Oteng, mengatakan, pagar milik Resinda masuk ke pengairan sawah milik petani sehingga menyebabkan penyempitan. “Jadi air tidak bisa keluar,” ujar Oteng.

Menurut Oteng, sawah yang terendam akibat banjir itu sekitar 30 hektar. Sawah yang siap panen sekitar 4 hektar, usia 1 bulan 8 hektar, dan 8 hektar lain masih dalam tahap pembibitan.

Sementara itu, Kades Sukamakmur, Sutarman, mengatkan, genangan air luapan di daerahnya tergenang lama akibat dangkalnya saluran air untuk mengalirkan air di daerah tersebut. Pendangkalan akibat adanya pembangunan pagar beton milik Resinda.

“Hanya normalisasi kelihatannya juga kurang efektif,” ujar kades.

Sementara itu, hingga saat ini air banjir saat ini masih menggenangi sawah milik warga di Desa Sukamakmur dan Karangligar. banyak petani merugi akibat gagal panen karena sawah mereka rusak tergenang air selama hampir dua minggu lebih.

-

Hot News