oleh

Akun Facebook Ade Priatna Kusumah Lecehkan RTC, Para Pengurus tak Terima

-
Postingan akun Ade Priatna Kusumah yang dianggap telah melecehkan RTC

Karawang, AlexaNews.ID – Para pengurus Relawan Teh Celli (RTC) marah besar. Ini terkait ulah pemilik akun facebook Ade Priatna Kusumah yang dituding telah melakukan fitnah dan provokasi dengan menulis sebuah status pada Sabtu (4/4/2020) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun, pemilik akun Ade Priatna Kusumah sempat menulis dengan menyebut RTC adalah relawan terpapar corona.

RTC (relawan terpapar corona). JAMBUL MERAH bukan lock down tapi lock soun.. Tong nyieun berita hoax wae atuh bisi tutung. Pikirkeun mah kumaha carana urang babarengan ngatasi permasalahan covid-19 ulah ngarasa aing di atas angin,” tulis akun tersebut dibarengi sisipan gambar monyet.

Sontak saja tulisan itu memancing banyak reaksi dan kemarahan bagi sebagian orang yang menganggap itu adalah provokasi dan fitnah.

Berlin, Ketua RTC Kecamatan Kotabaru

Ketua RTC Kecamatan Kotabaru, Berlin mengatakan, kata Jambul Merah yang dimaksud dalam tulisan tersebut jelas mengarah kepada Ketua Umum RTC, Ferry Alexi Dharmawan. Berlin mengaku tak paham maksud dan tujuan pemilik akun menulis kalimat provokatif tersebut.

Seluruh anggota dan pengurus RTC, kata Berlin, tersinggung dengan tulisan yang dibuat oleh akun Ade Priatna Kusumah.

“Kami tidak terima disebut relawan terpapar corona,” ujar Berlin.

Ketua RTC Kecamatan Cikampek, Heri Kusaeri juga mengungkapkan hal yang sama. Bahkan Heri menganggap postingan tersebut tidak baik saat kondisi seperti saat ini.

Heri Kusaeri, Ketua RTC Kecamatan Cikampek

“Semalam saya sempat meredam anggota RTC Cikampek agar jangan terpancing. Kita lihat saja dulu,” ujar Heri.

Heri bersama pengurus RTC lain juga sedang menelusuri identitas pemilik akun.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum RTC Bidang Hukum, dr. Sri Raradjo, SH MH, MM, RS menambahkan, pihaknya sudah membawa kasus ini ke ranah hukum. Tadi malam, ia bersama pengurus RTC lainnya sudah mendatangi Mapolres Karawang.

“Yang pasti kami akan menempuh jalur hukum,” ucap dr. Sri Rahardjo.

-

Hot News