oleh

Bambang, Pengedar Sabu Asal Kutawaluya Berhasil Diciduk Polisi

-
Asep Bambang alias Bados (38), seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu

Karawang, AlexaNews.ID – Tak butuh waktu lama, Asep Bambang alias Bados (38), seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu diciduk tim buser anti narkoba Sat Natkoba Polres Karawang, barang bukti satu paket sabu seberat 7,15 gram berhasil diamankan.

Pelaku di tangkap di rumahnya di Dushn Krajan II RT 006/004 Desa Kutagandok Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat, sekitar pukul 22.30 WIB, Jumat (18/07/2020).

Kasat Natkoba Polres Karawang AKP Agus Susanto mengatakan, penangkapan pelaku bandar/pengedar narkotika jenis sabu atas nama Asep Bambang alias Bados (38) berawal dari adanya laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba di wialayah kecamatan Kutawaluya.

“Dari informasi itu kemudian kami dari Sat Natkoba Polres Karawang langsung menindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan ke alamat tersebut dan berhasil menangkap pelaku dirumahnya,” kata Agus kepada AlexaNews.ID, Rabu (22/07/2020).

Dikatakan Agus, saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku, berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 1 bungkus rokok Gudang Garam yang diketahui didalamnya terdapat kristal putih sebanyak satu paket sabu dengan berat bruto 7,15 gram.

Barang bukti milik tersangka

“Total barang bukti yang kami amankan dari tangan pelaku seberat 7,15 gram narkotika jenis sabu, yang diakuinya memang milik dia (pelaku) beserta satu buah hp,” ungkapnya.

Dijelaskan Agus, dari hasil introgasi yang dilakukan penyidikan. Pelaku mengaaku jika barang tersebut memang miliknya, dan didapat dari temannya yang diketahui bernama (IWAN).

“Pelaku dapat barang dari temannya IWAN DPO, dan masih kami buru keberadaanya, ” jelasnya.
Guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di unit Sat Natkoba Polres Karawang.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman penjara 20 Tahun.

Reporter : Zaky Miharja
Editor : Ega Nugraha

-

Hot News