oleh

OYO Hotel di Apartemen Grand Sentraland tak Punya Izin

-
Apartemen Grand Sentraland

Karawang, AlexaNews.ID – Selain diduga jadi sarang bandar narkoba, ada temuan mengejutkan lain di Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) atau apartemen Grand Sentraland Karawang.

Puluhan kamar apartemen ini ternyata disewakan kepada operator hotel berbasis aplikasi bernama OYO. Padahal, OYO belum memiliki izin resmi dari pemerintah daerah beroperasi di tempat tersebut.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) DPMPTSP Karawang, Asep Suryana atau yang akrab dipanggil Asur, menuturkan bahwa telah melakukan audiensi dengan Pihak Perumnas, pengelola Sentraland, serta Pihak OYO.

“DPMPTSP telah mengundang pihak Perumnas, pengelola Sentraland, sama pihak OYO. Dari penjelasan mereka perumnas selaku pemilik bangunan, menunjuk pengelola Sentraland dan pihak OYO selaku operator,” ujar Asur.

Berdasarkan penjelasan saat audiensi, OYO selaku operator belum memiliki dan wajib memiliki Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan (TDUP) akomodasi kepariwisataan. Sementara salah satu persyaratan membuat TDUP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD).

Disisi lain Sentraland sendiri berdasarkan izin IMB hanya memiliki fungsi untuk hunian. Asur sendiri lanjut menuturkan bahwa izin dibagi menjadi tiga poin sebagai berikut :

1. Izin berusaha (NIB), Izin Pokok terdiri dari : Pertek, izin lokasi, izin lingkungan, dan IMB
2. Izin Usaha seperti SIUP, IUI , TDUP (Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan ),dll.
3. Izin Operasional.

Diakhir Asur menjelaskan bahwa sebenarnya Pihak OYO telah mengurus NPWD ke Bapenda.

“Berdasarkan informasi dari pihak OYO, bahwa mereka terkendala di NPWD. Pengajuannya sudah ke Bapenda, sehingga yang bersangkutan tidak dapat mengajukan TDUP,” terang Asur.

Penulis : Poka

-
-

Hot News