oleh

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Stasiun Cikampek, Pelaku Habisi Temannya Sendiri Gegara Rebutan Lem Aibon

-
Sat Reskrim saat melakukan konferensi pers

Karawang, AlexaNews.ID– Jajaran Sat Reskrim Polres Karawang berhasil mengungkap teka-teki kasus pembunuhan SJ (17) remaja warga desa Cikampek Barat yang ditemukan tewas di gedung Sinyal Timur area Stasiun Cikampek pekan lalu.

Pelaku pembunuhan SJ (17) tidak lain adalah temannya sendiri, (USA) alias F (19) warga Purwakarta yang kesehariannya berlalu lalang di sekitar kolong jembatan Cikampek.

“Korban dibunuh karena rebutan Lem Aibon,” ujar Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin kepada awak media, Senin, (17/20/2020) dihalaman Mapoles Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin mengatakan, motif pelaku membunuh korban karena rebutan lem aibon. Bermula saat tersangka (USA) membeli 4 buah kaleng lem aibon Merk AA-Bon yang diminta oleh korban (SJ), setelah menggunakan bersama-sama, tersangka naik pitam saat meminta kembali lem miliknya namun korban menolak.

“Korban dipukul pada bagian wajah dengan kepalan tangan, lalu memukul bagian rahang dan belakang tubuh korban menggunakan batu bata, kemudian tersangka mengikat tubuh korban menggunakan ikat pinggang di pondasi pagar gedung Sinyal Timur stasiun Cikampek sehingga korban meninggal dunia,” terangnya.

Barang bukti

Dalam Pres Realese tersebut, Jajaran Polres Karawang menunjukkan barang bukti diantaranya, 5 buah kaleng lem merk Aa-Bon, 1 batu bata, 1 ikat pinggang, dan pakaian korban.

Atas perbuatannya, Kapolres menerangkan tersangka melanggar pasal 80 ayat (3) UU RI. NO 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU NO. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI NO. 23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak menjadi UU pasal 338 KUHP atau melanggar pasal 351 ayat (3) KUHP tentang kekerasan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia.

Penulis: Karina

-

Hot News