AlexaNews

Ketua Karang Taruna Desa Sumurgede Keluhkan Dampak Kerusakan Akibat Seismik Pertamina

KARAWANG, AlexaNews.ID – Dacek, Ketua Karang Taruna Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, mengungkapkan kekhawatiran terkait dampak kerusakan yang diduga diakibatkan oleh kegiatan seismik yang dilakukan oleh pihak Pertamina di wilayah tersebut.

Dalam wawancara eksklusif dengan Dacek, ia menyampaikan bahwa awalnya, saat sosialisasi yang diadakan oleh Pertamina di kantor Desa Sumurgede, ia sudah memberikan saran dan permintaan agar kegiatan sismik tidak merugikan masyarakat setempat.

“Saya diundang oleh Kepala Desa Sumurgede saat sosialisasi Pertamina. Saya sempat menyarankan agar kegiatan sismik tidak merugikan masyarakat. Dulu, Pertamina pernah berjanji akan menanggung resiko dan melaporkan kerusakan akibat kegiatan bisnis,” ungkap Dacek, Kamis (28/12/23).

Namun, setelah berjalan, Dacek mencatat adanya kerusakan signifikan pada rumah-rumah warga.

“Ada rumah yang roboh, retak-retak, dan lantainya retak hingga melendung. Getaran yang lumayan besar menyebabkan kerusakan ini,” tambahnya.

Dacek menjelaskan bahwa ia telah menyampaikan laporan pengaduan mengenai kerusakan tersebut kepada pihak Pertamina, namun tidak mendapatkan tanggapan atau tindak lanjut yang jelas.

Ia juga menyoroti kurangnya kepastian hukum atau pertanggungjawaban dari pihak Pertamina terkait dampak kerusakan yang dialami oleh masyarakat.

“Saya merasa tidak ada kepastian pertanggungjawaban dari pemerintah atau Pertamina terkait kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan sismik. Ini membuat warga merasa dirugikan dan mempertanyakan kelanjutan pertanggungjawaban Pertamina,” tegas Dacek.

Dalam menyikapi situasi ini, Dacek mengungkapkan langkah-langkah yang akan diambil.

“Saya telah membentuk grup khusus untuk menampung laporan kolektif dari warga yang merasa dirugikan. Jika tidak ada respons yang jelas, saya akan menjadi orang pertama yang memimpin masyarakat untuk melakukan aksi demonstrasi,” ungkap Dacek.

Dacek juga mengharapkan adanya dialog langsung antara pihak Pertamina dan masyarakat untuk mendapatkan klarifikasi dan solusi yang tepat terkait pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi.

“Kami ingin dialog langsung untuk mendapatkan kepastian pertanggungjawaban dan kompensasi yang sesuai dengan kerugian yang dialami oleh masyarakat,” pungkas Dacek.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berusaha mengklarifikasi masalah ini kepada pihak Pertamina. (Bodong)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!