oleh

Budayawan Karawang : Anak Muda Jangan Terbelenggu Perpres 63 Tahun 2019

-
Budayawan Karawang, Hendrik Hermansyah

Karawang, AlexaNews.ID – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia pada 30 September 2019.

Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo ini menimbulkan beragam tanggapan. Salah satunya dari Budayawan Karawang, Hendrik Hermansyah atau yang akrab disapa Uwa Hen-hen.

Menurutnya walaupun Perpres tersebut bertujuan untuk memperkuat penggunaan Bahasa Indonesia, tidak akan berpengaruh besar terhadap Bahasa Daerah.

“Sunda tidak akan hilang. Sunda akan tetap jaya. Ambil contoh ngabuburit, itu kan bahasa sunda. Tapi udah trend disebut, kenapa di tv sampai ramai ditayangkan?,” Ujar Uwa Hen-hen.

Uwa Hen-hen berpendapat Perpres No. 63 tahun 2019, tidak terlalu urgensi untuk diterbitkan saat ini. Dia mengimbau generasi milineal untuk tidak terlalu memperdebatkan Perpres, yang malah akan membuat mereka terbelenggu oleh peraturan tersebut.

“Gak begitu penting kalau sekarang bergelut dengan urusan seperti itu. Putra-putra daerah akan hilang jatidirinya,” lanjut Uwa Hen-hen.

Uwa Hen-hen mengajak generasi milineal untuk tidak malu dan takut, ketika mengangkat dan memperkenalkan kearifan budaya lokal.

“Semua bermuara kepada NKRI kan gitu. Untuk menuju NKRI harga mati dan Indonesia tetap jaya ditunjang oleh daripada kearifan budaya lokal yang harus kita pegang,” tutup Uwa Hen-hen.

Penulis : Poka

-
-