CIREBON, AlexaNews.ID – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Cirebon selama tiga hari berturut-turut memicu banjir di sejumlah lokasi. Salah satu titik terdampak paling parah berada di kawasan Tuparev, tepatnya di Jalan Widarasari I, Kabupaten Cirebon, yang terendam air hingga mengganggu aktivitas warga.

Genangan air terlihat menutupi badan jalan dan meluas ke area permukiman. Kondisi tersebut menyebabkan jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Warga memilih menghentikan mobilitas karena khawatir kendaraan mogok akibat ketinggian air yang terus meningkat.

Situasi banjir juga berdampak langsung terhadap pekerja lapangan, termasuk pengemudi ojek online. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang kurir makanan terpaksa memarkir sepeda motornya di dekat gapura masuk jalan, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menembus genangan air demi mengantarkan pesanan ke rumah indekos pelanggan.

Dalam rekaman tersebut, kurir itu mengaku tidak memiliki pilihan lain selain berjalan kaki karena kondisi banjir yang dinilai sudah tidak aman dilalui kendaraan. Aksi tersebut menuai simpati warganet karena menunjukkan perjuangan pekerja lapangan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Warga sekitar berharap hujan segera mereda agar air dapat surut secepatnya. Mereka khawatir genangan akan semakin meluas dan masuk ke dalam rumah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, sementara saluran drainase dinilai tidak mampu menampung debit air kiriman.

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai korban jiwa. Namun, kerugian materi akibat terhambatnya aktivitas harian warga mulai dirasakan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak lanjutan banjir serta menjaga kesehatan untuk menghindari penyakit pasca-genangan air. [Kirno]

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.